Senin, 22 Desember 2014

News / Megapolitan

Kado Valentine dari Jokowi: Dua Moda Transportasi

Kamis, 14 Februari 2013 | 05:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), pada Kamis tanggal 14 Februari ini yang identik dengan Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang, akan meluncurkan dua moda transportasi baru bagi warga Jakarta. Dua moda transportasi itu adalah peluncuran penggunaan transjakarta koridor XII, Pluit-Tanjung Priok, dan waterway, yang menghubungkan Marunda ke Muara Baru, Jakarta Utara.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, awalnya peluncuran transjakarta koridor XII akan dilaksanakan pada 22 Januari lalu saat 100 hari kepemimpinan Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. Namun, peluncuran itu urung dilaksanakan karena banjir merendam kawasan Pluit dan sekitarnya sehingga belum dapat dilintasi.

"Besok (hari ini) diluncurkan di halte Fatahilah oleh Pak Gubernur, sekitar pukul 10.00 WIB," kata Pristono di Jakarta, Rabu malam.

Koridor XII memiliki 13 halte dan terhubung dengan koridor IX (Pinang Ranti-Pluit), I (Blok M-Kota), V (Kampung Melayu-Ancol), dan X (Tanjung Priok-Cililitan). Halte di koridor ini antara lain Pluit Selatan, Pakin, Fatahilah, Jayakarta, SMPN 140, Simpang Boulevard Kelapa Gading, Mall Sunter, Danau Agung, Landas Pacu Timur, Mangga Dua ITC, Kalibesar Selatan, Gedong Panjang, dan Pekojan.

"Koridor XII ini juga akan melintang sepanjang 23,7 kilometer. PT Biang Lala Metropolitan (BMP) yang menjadi pemenang tender operator koridor XII akan mengoperasikan 36 bus gandeng di koridor terbaru ini," kata Pristono.   

Selain peluncuran transjakarta koridor XII, Jokowi juga akan meluncurkan moda transportasi laut, yaitu waterway, yang menghubungkan Muara Baru-Marunda. Moda transportasi itu sekaligus untuk memudahkan warga Muara Baru yang mengalami kesulitan akses transportasi menuju Rusun Marunda.

"Iya, coba datang ikut," kata Jokowi. Jokowi yakin, waterway ini dapat menjadi transportasi alternatif warga Ibu Kota yang selalu bergantung pada moda transportasi darat. Menurutnya, upayanya menghidupkan kembali waterway adalah untuk memberikan variasi dan mengembangkan transportasi massal Ibu Kota.

"Karena menurut saya itu sesuatu yang harus dikembangkan. Untuk memberikan sebuah alternatif kepada masyarakat bisa lewat air, jalan. Pokoknya mengembangkan transportasi massal," kata Jokowi. Waterway ini melayani warga secara gratis di tahap awal operasinya. Kapal yang digunakan adalah sejenis kapal kerapu milik Dinas Perhubungan DKI. Untuk sementara waktu, baru ada dua kapal yang disiapkan untuk melayani rute Marunda ke Muara Baru. Nantinya, Pemprov DKI akan menyiapkan empat kapal lagi.


Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Egidius Patnistik