Kamis, 24 April 2014

News / Megapolitan

Polisi Pastikan Jasad Wanita Korban Mutilasi

Selasa, 5 Maret 2013 | 11:10 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com — Penemuan enam potongan tubuh perempuan di Tol Cikampek Km 1, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, arah Jatibening, Bekasi, Selasa (5/3/2013) pagi, dipastikan korban pembunuhan dengan cara mutilasi. Fakta yang ada di lapangan menunjukkan modus tersebut.

"Iya benar, itu korban mutilasi. Dilihat dari kondisi ditemukannya potongan-potongan itu," ujar Kepala Subbagian Humas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Didik Haryadi, Selasa pagi.

Potongan tubuh itu ditemukan di beberapa lokasi. Potongan kaki kanan ditemukan di jalur darurat Km 0+200, potongan tangan kanan ditemukan di jalur satu Km 1+200, potongan-potongan kaki kiri dan kanan ditemukan di jalur satu Km 2+300, potongan badan ditemukan di jalur satu Km 2+400, dan potongan kepala terbungkus plastik hitam di jalur dua Km 3+800.

Seluruh potongan tubuh ditemukan dalam kondisi mengenaskan karena terdapat banyak luka lecet. Namun, polisi belum mengetahui pasti apakah luka itu diakibatkan akibat pembunuhan atau luka akibat gesekan dengan aspal jalan. Yang pasti, luka akibat sabetan senjata tajam terdapat di kening bagian kanan wanita malang tersebut.

"Tidak ada ceceran darah, itu yang pertama. Kedua, beberapa potongan tubuh itu terbungkus plastik. Lokasinya tersebar pula. Itu yang menguatkan dugaan kami," kata Didik.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polrestro Jakarta Timur AKB Diah Agustin, yang berada di lokasi penemuan, mengungkapkan, setelah petugas gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur melakukan evakuasi, tak ada satu pun identitas pada jasad wanita yang diperkirakan berusia 25-30 tahun.

"Tinggal bagian kelaminnya saja yang belum ditemukan. Potongan tubuh dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo," ujarnya.

Keberadaan potongan tubuh itu sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas. Namun, tak ada satu pun pengguna jalan tol yang berani berhenti. Beberapa di antaranya tampak hanya memperlambat sedikit laju kendaraan sambil membuka kaca mobil untuk memastikannya. Bau amis pun tercium dari potongan manusia itu.

Berita terkait, baca:

MUTILASI DI TOL CIKAMPEK

 


Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Hertanto Soebijoto