Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Megapolitan

Dua Malam Pelaku Mutilasi Tidur dengan Potongan Mayat

Kamis, 7 Maret 2013 | 05:45 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Entah apa yang terlintas di benak BS (35). Seusai membunuh dan memutilasi sang istri, Darna Sri Astuti (32), tersangka nekat menyimpan jasadnya selama dua hari di dalam kamar tidurnya sendiri hingga akhirnya memutuskan untuk membuangnya.

"Setelah membunuh, pelaku masih bingung, ditaruh dalam kantong plastik dan disimpan di kamar rumahnya," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan di Markas Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur, Rabu (6/3/2013) malam.

Berdasarkan keterangan tersangka, pria botak serta berjenggot tersebut membunuh sang istri pada Minggu (3/3/2013) sore. Sementara itu, pelaku memutuskan untuk membuangnya dua hari kemudian, yakni Selasa (5/3/2013) pagi dengan dibantu pembantunya, T (39).

Rikwanto menjelaskan, sepanjang dua hari itu, tersangka diketahui menjalankan aktivitas seperti biasa. Tersangka beserta sang istri diketahui berprofesi sebagai pedagang soto di area Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. Tak ada rasa gelisah sedikit pun yang ditampakkan secara khusus dari tersangka.

"Kan tersangka memiliki dagangan soto. Ia tetap jualan seperti biasanya. Warungnya juga tetap buka," lanjut Rikwanto.

Keesokan harinya, BS menyewa angkutan umum 03 dengan nomor polisi B 2312 PG jurusan Cililitan-Kampung Rambutan dengan biaya sebesar Rp 250.000 hingga pukul 10.00 WIB. Dengan dibantu T, potongan tubuh sang istri dibawa dan disebar di Tol Cikampek.

Informasi tentang pelaku mutilasi pun berawal dari informasi yang diberikan oleh pengguna jalan Tol Cikampek tentang angkutan kota yang digunakan pelaku. Polisi yang mengembangkan kasus pun menemukan kedua tersangka di warung di Terminal Kampung Rambutan, Rabu sekitar pukul 19.00 WIB. Keduanya kemudian digelandang ke Polres Metro Jakarta Timur.

Sebelumnya diberitakan, enam potongan tubuh wanita ditemukan di Tol Cikampek, Makasar, Jakarta Timur, arah Bekasi, Selasa subuh. Polisi memastikan wanita malang tersebut adalah korban pembunuhan dengan mutilasi.

Potongan tubuh wanita ditemukan di beberapa lokasi. Potongan kaki kanan ditemukan di jalur darurat Km 0+200; potongan tangan kanan ditemukan di jalur satu Km 1+200; potongan tangan kiri ditemukan di jalur satu Km 2+200, potongan potongan kaki kiri ditemukan di jalur satu Km 2+300; potongan badan ditemukan di jalur satu Km 2+400; dan potongan kepala terbungkus plastik hitam di jalur dua Km 3+800. Adapun bagian kelamin, bokong, dan jantung korban belum diketahui keberadaannya.

Ikuti berita selengkapnya dalam liputan: Mutilasi di Tol Cikampek


Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : A. Wisnubrata