Rabu, 26 November 2014

News /

Transjakarta Beroperasi 24 Jam

Sabtu, 30 Maret 2013 | 03:53 WIB

Jakarta, Kompas - Guna menjawab kebutuhan transportasi pada malam hari, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengoperasikan bus transjakarta selama 24 jam. Saat ini proses lelang tengah berjalan dan diharapkan akhir 2013 warga Jakarta bisa memanfaatkan bus transjakarta selama 24 jam.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, Jumat (29/3), mengatakan, bus-bus lama di Koridor I yang bakal diganti bus baru akan dimanfaatkan sebagai armada angkutan malam hari. ”Akan ada penggantian bus di Koridor I dengan bus gandeng sebanyak 66 unit. Bus lama sebanyak 90 unit akan dimanfaatkan untuk angkutan malam hari,” katanya.

Pada Juni nanti, kontrak operasional bus lama berakhir. Bus akan berhenti beroperasi secara total, lalu akan ditarik untuk diperbaiki. Setelah diperbaiki bodi dan mesinnya, bus-bus tersebut akan dioperasikan kembali untuk semua koridor.

Jam operasi bus malam hari ini mulai pukul 23.00 hingga pukul 05.00, yakni dari mulai bus transjakarta berhenti beroperasi hingga jam awal beroperasi. Sebanyak 90 bus akan disebar ke seluruh koridor, dan setiap koridor mendapat 6-10 bus.

Halte strategis

Tarif yang berlaku tetap sama dengan bus transjakarta reguler, yaitu Rp 3.500. Waktu tunggu bus diperkirakan antara 5 menit dan 10 menit karena jalanan pada malam hari lebih lancar dan tidak banyak hambatan.

”Untuk efisiensi, bus tidak akan berhenti di setiap halte. Bus akan berhenti di halte awal, di halte tengah yang ramai atau strategis, dan di halte akhir. Penumpang memang sedikit, tetapi tetap ada,” ujar Pristono.

Di setiap halte akan ditempatkan tiga petugas, termasuk petugas keamanan. Di setiap halte juga sudah terdapat kamera pengawas (CCTV), begitu juga di dalam bus, sehingga keamanan penumpang terjamin.

Proses lelang

Saat ini, lanjut Pristono, pihaknya tengah menyiapkan proses lelang untuk pengoperasian bus transjakarta malam hari. Pemenang lelang harus memperbaiki bus lama. Operator bus akan dibayar dengan sistem rupiah per kilometer. ”Dokumen lelang sedang dipersiapkan. Lelang akan berjalan pada triwulan II-2013, perbaikan bus pada triwulan III, dan pengoperasian bus pada triwulan IV,” katanya.

Pada awal tahun 2014, bus transjakarta akan berjumlah 1.353 unit. Sebanyak 669 bus sudah beroperasi saat ini dan 684 bus tambahan yang sebagian besar bus gandeng. Dari 684 bus tambahan, sebanyak 450 bus diadakan dengan biaya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta, sedangkan 234 bus sisanya diadakan melalui lelang investasi.

Dari 234 bus yang akan ditambahkan, sebanyak 76 bus digunakan untuk mengganti bus yang mulai rusak di Koridor II dan Koridor III. Bus-bus lama kembali akan diperbaiki dan digunakan untuk memperkuat angkutan malam hari, seperti halnya yang akan dilakukan terhadap bus-bus bekas Koridor I.

Pristono berharap pengoperasian bus transjakarta selama 24 jam bisa memberi alternatif transportasi pada malam hari bagi warga Jakarta. Keberadaan bus transjakarta sebagai angkutan malam hari juga diharapkan bisa mengurangi kendaraan omprengan yang kini masih menjadi pilihan warga yang bekerja pada malam hari.

Sambutan positif

Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi Darmaningtyas menyambut baik rencana pengoperasian bus transjakarta 24 jam. Transportasi itu sangat dinantikan warga.

”Itu ide bagus yang sudah lama kami diskusikan, sejak setahun lalu. Cuma, angkutan yang tersedia baru armada yang sebelumnya dipakai di Koridor I atau bus tunggal saja,” katanya.

Pengoperasian bus transjakarta selama 24 jam diharapkan bisa menjawab kebutuhan warga kota metropolitan yang aktivitasnya berlangsung selama 24 jam. (FRO)


Editor :