Sabtu, 30 Agustus 2014

News /

PEMERINTAHAN

Pemprov DKI Buka Pendaftaran Lelang

Senin, 1 April 2013 | 03:02 WIB

Jakarta, Kompas - Lurah dan camat se-DKI Jakarta wajib mengikuti lelang jabatan yang pendaftarannya dibuka hari ini, Senin (1/4). Mereka akan bersaing dengan calon pendaftar di posisi yang sama. Ada 44.970 pejabat yang layak mengisi jabatan lurah dan camat.

”Pengumuman kami sebarkan melalui situs web www.jakarta.go.id per 1 April. Semua syarat dan ketentuan ada di sana. Silakan masyarakat turut mengawasi proses ini,” tutur Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI I Made Karmayoga, di Jakarta, Minggu (31/3).

Proses lelang 311 jabatan lurah dan camat ini menggunakan sistem elektronik milik Polri. Untuk proses awal, peserta lelang jabatan dapat mengikuti di mana saja. Salah satu syarat mutlak, peserta lelang dari pegawai negeri sipil di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. ”Kegiatan ini bukan untuk PNS di luar DKI,” kata Made.

Pemprov DKI akan melibatkan pihak luar sebagai salah satu tim penilai sesuai dengan Surat Edaran Menteri PAN Nomor 16 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Struktural yang Lowong secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah. Panitia seleksi terdiri dari lima orang yang berasal dari unsur pejabat di instansi terkait, pejabat dari instansi lain yang kompetensi jabatannya sesuai dengan jabatan yang akan diisi, dan pakar atau akademisi.

Hasil lelang jabatan diharapkan sudah ada bulan Juni, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun DKI Jakarta.

Sebelumnya sempat muncul rencana menggunakan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk lelang jabatan. Lantaran muncul polemik, rencana itu dibatalkan. Pemprov DKI menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. ”Soal dana sudah beres. Kami menggunakan dana Sekretariat Daerah di pos anggaran bantuan penyelenggaraan pemerintah daerah,” kata Made.

Persiapan

Camat Cilandak, Jakarta Selatan, Sayid Ali mengaku siap mengikuti lelang jabatan tersebut. Dia tidak khawatir harus bersaing dengan calon pendaftar yang ingin menduduki jabatannya saat ini. ”Tidak ada persiapan khusus. Saya yakin bahan seleksi tidak jauh dari apa yang saya kerjakan selama ini,” katanya.

Sayid belum banyak dapat informasi mengenai kisi-kisi materi lelang jabatan. Ia menunggu syarat dan ketentuan yang diumumkan BKD DKI Jakarta di internet.

Camat Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Hendra Hidayat tidak keberatan harus mengikuti seleksi lagi. Kalaupun tidak lulus proses ini, dia tidak mempermasalahkannya.

Hendra sadar lelang jabatan ini untuk meningkatkan kapasitas pejabat di tingkat bawah. Menurut dia, pelayanan publik terdepan itu ada di kelurahan dan kecamatan. Jadi, wajar harus diisi orang yang mau melayani warga. (NDY)


Editor :