Sabtu, 30 Agustus 2014

News / Megapolitan

Cara Unik Jokowi Minta Siswa Stop Tawuran

Rabu, 10 April 2013 | 12:41 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Hari ini Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo didapuk menjadi pembicara dalam dialog interaktif di SMK Negeri 27 Jakarta Pusat dengan tema penanggulangan perkelahian pelajar, Rabu (10/4/2013). Dalam dialog itu, Jokowi meminta para siswa untuk berhenti dan melupakan kegiatan negatif, khususnya tawuran.

Kedatangan Jokowi di sekolah ini mendapat sambutan antusias. Baik siswa maupun guru setia menunggu dan mendengarkan wejangan Jokowi.

Saat berbicara di depan peserta dialog, Jokowi menyampaikan permintaannya dengan cara yang unik. Di depan seluruh peserta dialog, Jokowi memberi sejumlah pertanyaan kepada beberapa siswa terkait tawuran.

Enam siswa dari sekolah berbeda kemudian dimintanya untuk saling gendong dan jalan jongkok sambil berangkulan. "Lebih enak mana, seperti ini atau tawuran? Lebih enak jalan bersama, kan. Lagi pula semua, kan, sebenarnya bersaudara, sekota dan senegara," kata Jokowi kepada para siswa dan disambut tepuk riuh yang hadir.

Setelah itu, Jokowi membagi-bagikan lima sepeda untuk para siswa yang mampu menjawab pertanyaan yang diajukannya. Jokowi meminta siswa yang dipilihnya untuk menyebutkan 10 nama pohon, 10 nama tokoh wayang, 5 nama kesenian Jakarta, 5 nama makanan khas Jakarta, dan 5 tempat populer di Jakarta.

"Sudahlah, jangan tawuran. Kita ini sedang berkompetisi mengatasi ketertinggalan dengan bangsa lain," ujarnya.

Acara ini digelar sebagai wujud semangat siswa menghindari perkelahian pelajar dan memerangi narkoba. Peserta dialog berasal dari beberapa sekolah di Jakarta. Hadir juga Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto, Kepala SMK Negeri 27 Sudiyono, dan presenter kondang, Dik Doank, yang membantu jalannya kegiatan dialog.


Penulis: Indra Akuntono
Editor : Ana Shofiana Syatiri