Jumat, 31 Oktober 2014

News / Megapolitan

BPBD DKI: Waduk Pluit Siaga 1

Jumat, 19 April 2013 | 11:58 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Ibu Kota mengakibatkan ketinggian air di beberapa sungai meningkat. Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ketinggian air di Waduk Pluit, Jakarta Utara, berada pada posisi Siaga 1.

Petugas Piket BPBD DKI Jakarta, Rendra, mengatakan, hujan deras yang mengguyur Jakarta selama dua hari terakhir membuat ketinggian permukaan air meningkat. Tercatat pada pukul 06.00 WIB, ketinggian air di Waduk Pluit mencapai 15 sentimeter atau berada pada posisi Siaga 1.

"Benar, kondisi terakhir Waduk Pluit 15 sentimeter yang berarti statusnya Siaga 1," kata Rendra kepada Kompas.com, di Jakarta, Jumat (19/4/2013).

Dia mengatakan, untuk ketinggian normal Waduk Pluit adalah di bawah -100 sentimeter. Dengan demikian, posisi ketinggian air saat ini sudah di atas normal akibat hujan yang terus mengguyur daerah tersebut. Tidak hanya itu, beberapa pintu air juga mengalami peningkatan, seperti yang terjadi di Pintu Air Angke Hulu, yang ketinggiannya mencapai 300 sentimeter atau berada pada posisi Siaga 2 dan cuaca di lokasi terpantau terang.

Sementara itu, ketinggian Pintu Air Manggarai mencapai 700 sentimeter dan berada pada posisi Siaga 3. Pintu air lainnya yang berada pada posisi Siaga 3, antara lain, Pintu Air Karet setinggi 440 sentimeter dan Pintu Air Pasar Ikan 178 sentimeter.

Adapun pintu air lainnya masih berada pada posisi Siaga 4, yaitu Pulo Gadung 360 sentimeter, Depok 126 sentimeter, Cipinang Hulu 90 sentimeter, Pesanggrahan 85 sentimeter, Krukut Hulu 80 sentimeter, Sunter Hulu 60 sentimeter, dan Bendung Katulampa 40 sentimeter.

Rendra mengatakan, pihak BPBD DKI akan terus memantau kondisi terkini ketinggian pintu air untuk mengantisipasi meluapnya ketinggian air yang dapat mengakibatkan tergenangnya banjir di beberapa titik. BPBD DKI telah berkoordinasi dengan aparat setempat, mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga wali kota, untuk terus memantau warganya.

Selain itu, BPBD DKI juga telah berkoordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI terkait. Masyarakat pun diminta untuk waspada terhadap ancaman banjir yang bisa saja terjadi. "Posko di wilayah masing-masing sudah kita koordinasikan," ujarnya.

Berita terkait, baca:

BANJIR RENDAM JAKARTA


Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Hertanto Soebijoto