Kamis, 21 Agustus 2014

News / Megapolitan

Helikopter TNI AD di Bundaran HI untuk Latihan Rutin

Rabu, 24 April 2013 | 18:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal TNI Rukman Ahmad menegaskan, helikopter yang terbang rendah di Bundaran Hotel Indonesia pada Selasa (23/4/2013) petang bukanlah ancaman. Helikopter itu milik TNI AD yang tengah menjalankan latihan rutin.

"Mohon jangan dilebih-lebihkan, helikopter itu latihan rutin saja," katanya kepada Kompas.com, Rabu (24/4/2013) sore.

Rukman mengatakan, helikopter berwarna hijau tua dengan jenis Bell 421 milik Skuadron 21 TNI Angkatan Darat Pondok Cabe tersebut tengah menjalankan latihan rutin biasa setiap Selasa. Latihan tersebut, kata Rukman, dilakukan untuk meningkatkan keterampilan para pilotnya.

"Karena kan pilot harus siap dalam setiap kondisi alam, baik lapangan terbuka maupun di tengah kota, supaya pilot-pilot heli kita jadi hebat," ujarnya.

Ketika ditanya terkait prosedur ketinggian helikopter tersebut, Rukman menegaskan tak ada masalah dengan ketinggian helikopternya. Menurut dia, helikopter Bell yang mengangkut sekitar empat awak tersebut sama sekali tidak melanggar prosedur ketinggian terbang.

"Itu kan peristiwanya malam. Jadi, mungkin dilihat sama orang-orang dekat, padahal tidak. Saya sudah dapat laporan dari komandannya. Jadi, warga tidak perlu khawatir, aman," ujarnya.

Keberadaan helikopter itu sempat diabadikan oleh Lea Agustina Citra. Melalui akun Twitter @cietsz, ia mengunggah foto helikopter tersebut ketika tengah terbang pada siang hari. "@infojakarta ada helikopter TNI AD terbang rendah di atas air mancur Bunderan HI. Bahaya bgt," sebutnya dalam akun Twitter pukul 13.50 WIB.

Helikopter itu kemudian kembali lagi pada petang hari. "Lihat deh, Helikopternya muncul lagi & terbang rendah. Di bwh lalu lintas macet," tulis Lea dan disertai foto helikopter tersebut pada pukul 18.16 WIB.

Helikopter berwarna hitam pekat itu tampak berputar-putar di kawasan Bundaran HI, dekat air mancur dan patung Tugu Selamat Datang. Helikopter tersebut terbang dengan ketinggian hampir sama dengan Tugu Selamat Datang dan menjadi tontonan warga di lokasi tersebut.

Komandan Lapangan Udara Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI Adang Supriyadi membenarkan helikopter tersebut milik TNI AD. Ia memastikan bahwa aktivitas helikopter itu tidak membahayakan.


Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Laksono Hari W