Rabu, 26 November 2014

News / Megapolitan

Ditodong Pistol, Disekap, Dibuang, Rp 40 Juta Melayang

Selasa, 30 April 2013 | 13:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Nasib naas dialami Rahmat Hidayat (21), sopir karyawan Indomaret. Dia menjadi korban perampokan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (29/4/2013) dini hari. Rahmat ditodong pistol, disekap, kemudian dibuang.

Perampokan tersebut bermula saat korban ingin membawa uang hasil penjualan dari Pademangan, Jakarta Utara, menuju Cakung, Jakarta Timur, dengan mobil kantor Mitsubishi Colt B 9242 ZN. Sesampainya di Jalan Perintis Kemerdekaan, korban yang mengemudi seorang diri dipepet dua mobil dari belakang dan sisi kanannya. Akibat dipepet, korban terpaksa menghentikan laju kendaraannya.

Dari dalam mobil yang ada di sisi kanannya, keluar tiga pria berjaket hitam dan menodongkan senjata api ke arah korban. Korban lalu digiring ke mobil pelaku dan tangan serta kakinya diikat dan matanya ditutup. Oleh pelaku, korban kemudian dibawa dengan mobilnya berkeliling sekitar setengah jam dan dibuang di samping Tol Kalimalang II, Makassar, Jakarta Timur. Di tempat tersebut, korban pun berhasil melepaskan ikatan dan melapor ke kantornya kemudian ke Polres Bekasi Kota.

Kepala Kepolisian Sektor Pulogadung, Komisaris Hari Purnomo membenarkan adanya insiden perampokan tersebut. Menurut dia, karena tempat kejadian berada di Pulogadung, Jakarta Timur, setelah melapor ke Polres Bekasi Kota, korban pun diarahkan ke Polres Metro Jakarta Timur.

"Pas melapor kami langsung mengecek ke TKP, ternyata mobil korban masih ada, tetapi uangnya hilang. Korban kami arahkan ke Polres Metro Jakarta Timur," ujar Hari kepada Kompas.com.

Dalam insiden tersebut, korban tidak mengalami luka sedikit pun. Namun, uang hasil penjualan di Indomaret yang ingin disetor sebesar Rp 40 juta melayang digasak komplotan pelaku. Kasus tersebut pun ditangani Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur.


Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Hertanto Soebijoto