Jumat, 25 April 2014

News / Megapolitan

Menunggu Angkutan Umum di Senayan, Sunaryo Ditusuk

Rabu, 8 Mei 2013 | 04:40 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com — Nasib naas menimpa Sunaryo (26), warga Kecamatan Cipari, Cilacap, Jawa Tengah. Ia menjadi korban perampokan saat menunggu kendaraan umum di sebuah halte bus di pintu I Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2013) dini hari.

Akibat kejadian ini, Sunaryo mengalami luka tusuk di bagian perut dan telinganya. Kanitreskrim Polsek Metro Tanah Abang Komisaris Widarto menerangkan kejadian tersebut bermula saat korban yang bekerja di PT Boka Inti baru saja pulang dari kampungnya di Cilacap dengan menumpang bus. Dia turun dari bus di kawasan Semanggi.

Karena tak kunjung mendapatkan kendaraan umum untuk menuju mes tempat ia bekerja di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Sunaryo memutuskan untuk beristirahat di halte bus di depan pintu I GBK, Senayan, tepatnya di sebelah pusat perbelanjaan FX Entertaiment Jalan Sudirman.

"Ketika korban tertidur, datang dua orang pria membangunkan korban dengan menggunakan pisau lipat sambil meminta tas korban," kata Widarto di Mapolsek Metro Tanah Abang, Selasa (7/5/2013). Sunaryo sempat melawan untuk mempertahankan harta benda yang dimilikinya. Namun, perlawanan Sunaryo sia-sia. Sunaryo pun dihujani tusukan di bagian perut sebanyak tiga kali dan telinga sebelah kiri oleh salah seorang pelaku hingga tak berdaya.

Pelaku pun langsung membawa kabur tas yang dipertahankan korban tadi. "Saat melihat korban tidak berdaya, penjahat tersebut langsung mengambil telepon genggam dan tas milik korban, lalu meninggalkan korban yang pada saat itu berlumuran darah," Ujar Widarto.

Tak lama setelah kejadian, anggota patroli lalu lintas Polda Metro Jaya melintas di lokasi kejadian dan langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, untuk diberikan perawatan medis. "Kami masih melakukan penyelidikan terhadap para pelaku dan hingga kini korban masih dirawat di RS Mintohardjo," terang Widarto.


Penulis: Zico Nurrashid Priharseno
Editor : Palupi Annisa Auliani