Jumat, 18 April 2014

News / Megapolitan

Penemuan Bayi Banyak Tapi Polisi Belum Pernah Tangkap Pelakunya

Kamis, 9 Mei 2013 | 20:28 WIB

Baca juga

BEKASI, KOMPAS.com-Tindakan keji yakni membunuh dan membuang bayi yang baru dilahirkan terjadi lagi.

Warga menemukan kantong plastik hitam berisi jasad bayi laki-laki di tepi Saluran Irigasi Tarum Barat atau Kalimalang, Kampung Binong RT 003 RW 01 Jayamukti, Cikarang Pusat, Kamis (9/5/2013).  

Jasad bayi itu ditemukan oleh seorang warga bernama Eneng (35) yang sedang mencuci pakaian di Kalimalang, sekitar pukul 06.00.

Perempuan ini melihat kantong plastik hitam mengambang dan tersangkut di akar di tepi Kalimalang.  

Saat didekati, Eneng terkejut sebab melihat seperti ada tangan keluar dari kantong plastik hitam itu. Eneng takut mengeceknya.

Eneng kemudian melapor ke Ketua RT 003 Asim (50) yang juga adalah pamannya. Asim dan sejumlah warga kemudian mengecek laporan Eneng dengan mendatangi Kalimalang.  

Kantong plastik itu ditarik dan ternyata menebar bau tidak sedap. Benarlah, terlihat ada tangan keluar.

Dilihat dari ukuran tangan, warga berani yakin itu adalah bayi sebab kantong plastiknya kecil.

Warga pun geger dan segera melapor ke Kepolisian Sektor Cikarang Pusat terkait penemuan jasad bayi itu.  

Tak lama berselang, anggota Kepolisian Sektor Cikarang Pusat datang dan mengidentifikasi jasad bayi itu.

Bayi itu berkelamin laki-laki dan masih bertali pusar. Diduga, bayi itu baru berusia enam hari. Petugas membawa jenazah bayi itu ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.  

Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Pusat Ajun Komisaris M Harahap mengatakan, mayat bayi itu ditemukan dalam kondisi tertelungkup dalam kantong plastik.

Selain masih bertali pusar, pada jenazah bayi ditemukan sejumlah luka lebam di kepala dan badan. "Bayi itu dibunuh," katanya.  

Harahap mengatakan, berusaha mendalami kasus pembunuhan bayi itu. Yang menjadi kesulitan ialah minimnya saksi dan petunjuk.

Bisa saja bayi itu dibuang dari kabupaten/kota lain di hulu Kalimalang dan hanyut terbawa arus. Namun, polisi berusaha agar kasus ini bisa terang benderang.  

Pembuangan bayi seperti terjadi pagi tadi menambah panjang daftar peristiwa serupa.

Selama tahun 2013 ini setidaknya terjadi 15 kasus pembuangan bayi di Bekasi Raya. Usia bayi yang dibuang tidak lebih dari 7 hari.

Ini menandakan cukup banyak kelahiran yang tidak diinginkan di kalangan warga.   Sayangnya, sejauh ini belum pernah ada pelaku pembuangan jasad bayi tertangkap oleh polisi.


Penulis: Ambrosius Harto Manumoyoso
Editor : Tjahja Gunawan Diredja