Senin, 24 November 2014

News / Megapolitan

Juni, Giliran Petogogan Mulai Ditata Jokowi

Jumat, 10 Mei 2013 | 08:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Program unggulan penataan kampung yang menjadi unggulan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mulai bergulir. Setelah meletakkan batu pertama program tersebut di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Jumat (3/5/2013), program serupa akan segera bergulir ke kawasan Petogogan Jakarta Selatan.

"Ya, di sini memang sudah direncanakan, di Petogogan ada 262 rumah, nanti kira-kira menyangkut 900-an masyarakat di sini yang akan kita mulai penataan kampungnya kira-kira bulan Juni (2013)," kata Gubernur DKI Jakarta Jokow Widodo, di Petogogan, Kamis (9/5/2013). Dia mengatakan mulai bulan tersebut akan dilakukan perbaikan, mulai dari drainase, komulase septic tank, penghijauan, pembersihan selokan mampet, dan infrastruktur oleh Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta. Semua program itu akan digarap terintegrasi.

Jokowi mengatakan seluruh warga yang akan ditata kampungnya sudah menyetujui konsep yang disodorkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penataan kampung ini dibiayai penuh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2013 DKI Jakarta. "Masak diperbaiki dan mereka enggak keluar uang (masih) enggak setuju bagaimana? Diperbaiki rumahnya, supaya jadi rumah yang sehat, ada penerangan, sirkulasi udara, semuanya. Jadi bulan Juni dimulai dengan Kepala Keluarga (KK) berjumlah 262," ujar Jokowi.

Penataan di Petogogan akan mencakup kawasan di RW 05 yang terdiri atas 4 RT yaitu RT 8,10,11, dan 12. Selain Tanah Tinggi dan Petogogan, penataan kampung direncanakan akan digelar di 38 titik di seluruh DKI Jakarta. Penataan akan dilakukan bertahap, dengan beragam konsep yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat. Dana yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pemukiman ini, berkisar antara Rp 30-50 miliar per kampung.


Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Palupi Annisa Auliani