Rabu, 20 Agustus 2014

News / Megapolitan

Jasa Marga Diminta Tambah Mobil Derek Resmi

Rabu, 29 Mei 2013 | 17:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pihak Jasa Marga diminta menambah mobil derek resmi yang beroperasi di jalan tol. Hal itu untuk mencegah munculnya derek liar yang melakukan pemerasan dengan mematok harga yang tinggi kepada pengendara.

"Pihak Jasa Marga juga bisa menyediakan derek yang cukup untuk mengantisipasi kendaraan mogok," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (29/5/2013).

Selain itu, Rikwanto mengatakan, harus ada informasi jelas mengenai tarif dari mobil derek resmi bagi pengendara yang membutuhkan jasa derek. Pihaknya juga mengimbau agar jumlah patroli ditingkatkan, selain patroli dari kepolisian, untuk mengantisipasi keberadaan derek liar tersebut.

Polda Metro Jaya juga akan melakukan penelusuran mengenai keberadaan derek liar yang pernah ditindak sebelumnya. Hal ini untuk mengetahui apakah kini sudah berbentuk badan hukum dan menjadi usaha resmi.

"Setelah tahun lalu ditindak, akan dicek lagi apakah beroperasi seperti tahun lalu, apakah sudah ada badan hukum, atau hanya kumpulan saja tidak ada badan hukum dan beroperasi lagi," ujar Rikwanto.

Keberadaan derek liar kembali meresahkan setelah sebelumnya patroli polisi memergoki sebuah mobil derek yang dicurigai beroperasi tidak resmi pada Senin (27/5/2013) malam, di Tol Jagorawi Kilometer 4, Jakarta Timur.

Setelah diminta berhenti oleh petugas, sekitar enam orang dalam mobil itu justru menantang dan melawan. Mereka juga mencaci maki dan menantang petugas untuk berkelahi. Setelah itu, komplotan derek liar itu melarikan diri. Saat ini, polisi masih melakukan perburuan terhadap komplotan tersebut.


Penulis: Robertus Belarminus
Editor : Ana Shofiana Syatiri