Rabu, 3 September 2014

News / Megapolitan

Ini Alokasi Tambahan Anggaran di APBD-P DKI 2013

Selasa, 11 Juni 2013 | 10:13 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemprov DKI Jakarta sedang membahas untuk menambah anggaran sekitar Rp 2 triliun, dari Rp 49 triliun menjadi Rp 52 triliun di dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) DKI 2013. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, tambahan anggaran akan dialokasikan kepada Dinas Kebersihan, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan, dan PD Pasar Jaya.

Untuk alokasi Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Dinas Kebersihan, kata Basuki, akan dipergunakan untuk membeli truk-truk sampah baru. Pasalnya, sudah puluhan tahun truk-truk tersebut tidak pernah diganti atau diremajakan.

"Seiring Peraturan Daerah (Perda) Pengelolaan Sampah-nya sudah keluar, makanya truk-truk sampah mau kita ganti karena sudah banyak yang tua," kata Basuki, di Balaikota Jakarta, Senin (10/6/2013).

Kemudian, alokasi ABT untuk Dinas Pendidikan akan diusulkan untuk pembelian lahan sekolah swasta yang terancam bangkrut. Rencana ini, menurut mantan Bupati Belitung Timur itu, dilakukan untuk menyelamatkan kegiatan pendidikan di sekolah tersebut sehingga para peserta didik tidak telantar akibat ketidakmampuan yayasan sekolah secara finansial.

"Yayasan pendidikan swasta ada yang punya beberapa sekolah. Mereka kekurangan murid karena dia tidak mampu memberikan biaya pendidikan terlalu murah. Kalau misalnya dia jual sekolahnya, mau dijadikan apartemen, ya kami tidak kasih. Nah, kami sediakan harga Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP)," ujar Basuki.

Pemprov DKI rencananya akan membeli gedung sekolah swasta tersebut untuk dijadikan sekolah negeri milik DKI Jakarta. Ada juga luasan sekolah yang tidak memenuhi syarat 2.500 meter persegi. Namun, sekolah tersebut dapat menolong peserta didik dari warga miskin. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan DKI akan menggabungkan sekolah-sekolah itu menjadi satu.

Sementara itu, penambahan anggaran untuk Dinas Pekerjaan Umum, rencananya akan dialokasikan untuk sektor infrastruktur. Di antaranya untuk pembangunan dan perawatan rumah susun, pengerukan kali, dan penataan kampung. Sedangkan penambahan anggaran untuk PD Pasar Jaya adalah untuk pembangunan pasar dan revitalisasi pasar yang sudah mati.


Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Ana Shofiana Syatiri