Kalah dari Kebun Binatang Singapura, Basuki Ancam Copot Kepala UPT Ragunan - Kompas.com

Kalah dari Kebun Binatang Singapura, Basuki Ancam Copot Kepala UPT Ragunan

Kurnia Sari Aziza
Kompas.com - 14/06/2013, 12:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberi isyarat akan mengganti Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ragunan karena kebun binatang yang semakin tidak terawat. Rencananya, Pemprov DKI juga akan menurunkan pengawas di Ragunan.

"Kalau dari hasil rapatnya membuktikan bahwa UPT-nya harus diganti, kita segera ganti," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (14/6/2013).

Ragunan yang berdiri di atas lahan seluas 120 hektar itu seharusnya dapat menampung dan merawat hewan-hewan. Namun, fakta yang terjadi di lapangan, hewan itu justru tak terawat dan popularitas Kebun Binatang Ragunan kalah dari Kebun Binatang Taman Safari dan kebun binatang yang berada di Singapura.

"Masa kita kalah sama Singapura, sih? Masa kita kalah sama Taman Safari. Bayangkan di tengah kota ada 120 hektar, lahan itu luas sekali, lho," kata Basuki.

Pemprov DKI telah memberikan subsidi melalui APBD DKI setiap tahunnya sebesar Rp 40 miliar untuk makanan dan minum hewan, tetapi tidak terlihat jelas penggunaannya. Oleh karena itu, Ahok, sapaan akrab Basuki, sedang menjajaki kerja sama dengan Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) atau Taman Safari untuk membuat program Safari Night.

"Kita sedang pikirkan itu. Bayangkan di tengah kota ada lahan seluas 120 hektar, artinya Ragunan itu sangat istimewa, tapi dikelolanya tidak benar," tutur Basuki.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisKurnia Sari Aziza
    EditorAna Shofiana Syatiri

    Close Ads X