Senin, 28 Juli 2014

News / Megapolitan

18 Juli, 120 Jalan Rusak di Depok Diperbaiki

Selasa, 9 Juli 2013 | 23:42 WIB
Tribunnews.com Jalan H Asmawi, Beji, Depok yang rusak menjadi kubangan lumpur. Hal itu membuat pengendara melambatkan laju kendaraannya.
JAKARTA, KOMPAS.com — Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Depok memastikan bahwa 120 titik jalan rusak secara serentak akan dibetonisasi pada 18 Juli 2013.

Dana betonisasi jalan itu mencapai Rp 80 miliar. Dana itu untuk memperbaiki 60 titik jalan kota dan 60 titik jalan lingkungan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) Kota Depok, Enco Kuryasa, mengatakan, untuk tahun 2013, ada 516 proyek pengerjaan betonisasi jalan, drainase, pembangunan jembatan, dan proyek pengairan.

Total anggarannya Rp 216 miliar. Dari jumlah tersebut tersisa 120 proyek yang belum dilaksanakan karena dalam proses lelang. 

Proyek-proyek itu, antara lain perbaikan jalan pada 18  Juli 2013, pembangunan dua jembatan besar untuk akses masuk Terminal Jatijajar, betonisasi Jalan Raya Bogor menuju Tapos sepanjang 400 meter dari panjang 5,3 km (dikerjakan bertahap), betonisasi Jalan Tapos-Cibinong sepanjaang 2,5 km senilai Rp 4,5 miliar. Jalan Pitara, Jalan H Asmawi, dan penataan tepi Jalan Raya Margonda, yang dimulai dari fly over Jalan Arif Rahman Hakim hingga fly over Universitas Indonesia.

"Total panjang jalan di Depok itu 476 km. Sudah dibetonisasi 80 persennya. Targetnya 100 persen jalan itu sudah dibetonisasi pada tahun 2015. Target pengerjaan jalan itu selesai 5 Agustus, termasuk 44 proyek di sumber daya air," ujarnya.

Enco menyatakan selama betonisasi, jalan ditutup dan lalu lintas akan dialihkan. Untuk itu pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Depok dan Polres Kota Depok.

"Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Polresta Depok," imbuhnya.

Kepala Bagian Operasional Dinas Perhubungan Kota Depok, Yusmanto menyatakan bahwa hingga saat ini Dinas Bina Marga belum melayangkan surat koordinasi pengalihan arus lalu lintas terkait penutupan jalan yang dibetonisasi.

"Hingga saat ini kami belum menerima surat permohonan bantuan pengalihan arus lalu lintas," tandasnya. Yusmanto meminta Dinas Bina Marga untuk segera melayangkan surat tersebut agar rencana pengalihan arus dapat dilakukan secara matang.

"Layangkan saja suratnya. Kami siap membantu. Kami siap merekayasa arus lalu lintas bersama Polresta Depok," paparnya.

Editor : Tjatur Wiharyo
Sumber: Tribunnews.com