Sabtu, 20 September 2014

News / Megapolitan

Jokowi Bangun Taman Kota Rp 18 Miliar di Waduk Pluit

Jumat, 12 Juli 2013 | 10:13 WIB
KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan penanaman pohon di sisi barat Waduk Pluit, Jakarta Utara, Jumat (20/6/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com — Di Waduk Pluit yang saat ini sedang dibenahi, rencananya akan dibangun taman kota. Ide dari Gubenur DKI Jakarta Joko Widodo ini menelan anggaran Rp 18 miliar.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Budi Karya Sumadi menjelaskan, proyek penataan Waduk Pluit yang akan dijadikan taman kota ini dilakukan secara bertahap. Tahap pertama, yakni membangun berbagai fasilitas taman kota, seperti areal parkir, jogging track, dan plasa.

Fabian Januarius Kuwado Alat berat tengah melakukan pengerukkan di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Untuk tahap selanjutnya adalah proyek pengolahan limbah dan reverse osmosis hingga penyelesaian proyek," ungkap Budi di Jakarta, Kamis (11/7/2013).

Taman Kota ini, menurutnya, dibangun sebagai fungsi paru-paru kota, juga sebagai penyeimbang ekosistem. Sebagian dari taman kota ini juga akan menjadi sarana bermain anak-anak dan sentra edukasi lingkungan.

Saat ini, penataan kawasan Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pasca-penertiban ratusan bangunan, baru mencapai 20 persen dari total lahan yang luasnya sekitar 10 hektar. Pengerjaan di sisi barat Waduk Pluit yang dimulai pada pertengahan Juni 2013 ini baru pada tahap penanaman 200 pohon dengan beragam jenis dan pembersihan lahan.

Sementara itu, Koordinator Pelaksanaan Paska Darurat Banjir Waduk Pluit Heriyanto menjelaskan, proyek pendukung lainnya berupa pembangunan jalan inspeksi di sisi barat Waduk Pluit terhambat keberadaan saluran air. Keberadaan saluran dari arah Pluit yang mengarah ke Waduk Pluit memutus jalan inspeksi ini.

"Kami akan membuat jembatan sehingga jalan inspeksi itu terhubung," ungkap Heriyanto.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Ana Shofiana Syatiri
Sumber: Warta Kota cetak