Kamis, 2 Oktober 2014

News / Megapolitan

Tiket Arus Balik Kereta Eksekutif Habis

Rabu, 24 Juli 2013 | 11:55 WIB
KOMPAS/HERU SRI KUMORO Antrean pembelian tiket kereta api untuk mudik Lebaran di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (7/5/2013). PT Kereta Api melayani pembelian tiket perjalanan mulai 90 hari sebelum hari keberangkatan. Adanya aturan ini membuat masyarakat mulai memesan tiket kereta jauh-jauh hari.

JAKARTA, KOMPAS.com — Tiket kereta api kelas eksekutif dari sejumlah kota-kota di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat tujuan Jakarta dari tanggal 11-14 Agustus 2013 telah habis terjual. Tanggal 11 Agustus 2013 diperkirakan akan menjadi hari pertama arus balik Lebaran 2013.

"Tanggal 11 jadi hari terakhir masa libur dan cuti bersama, makanya mulai ramai," jelas Wakil Kepala Stasiun Gambir Supendi saat ditemui Kompas.com di kantornya, Rabu (24/7/2013).

Kementerian Dalam Negeri telah menetapkan cuti bersama untuk jajaran pemerintahan mulai Senin (5/8/2013) hingga Rabu (7/8/2013). Tanggal merah untuk Idul Fitri 1434 H jatuh pada Kamis (8/8/2013) dan Jumat (9/8/2013). Sementara Sabtu (10/8/2013) dan Minggu (11/8/2013) merupakan waktu akhir pekan.

Supendi menjelaskan, seluruh kereta eksekutif di semua kota di Pulau Jawa untuk tujuan Gambir mulai tersedia Kamis (5/8/2013) sampai Minggu (18/7/2013), tapi itu pun tinggal pemberangkatan kereta malam. "Tiket mulai banyak lagi tanggal 19 Agustus, seminggu setelah Lebaran," katanya.

Sementara untuk arus mudik, pihak Stasiun Gambir menegaskan tiket dari tanggal 1 sampai 10 Agustus 2013 untuk semua kereta eksekutif dari Jakarta ke semua rute telah habis. Tiket mulai tersedia tanggal 11 Agustus ke semua rute.

Sementara di Stasiun Gambir, belum terjadi lonjakan penumpang di stasiun yang terletak di Jakarta Pusat itu. Suasana loket masih normal, tidak ada antrean penumpang. Begitu pula peron yang masih menyisakan banyak bangku kosong.

Stasiun Gambir menjadi stasiun khusus di Jakarta untuk pemberangkatan kereta eksekutif. Sejumlah kereta yang berangkat dari stasiun ini ialah Argo Bromo, Bima (Surabaya), Argo Lawu, Argo Dwipangga (Solo), Argo Sindoro, Argo Muria (Semarang), Taksaka (Yogyakarta), Parahyangan (Bandung), Argo Jati (Cirebon), dan Gajayana (Malang).

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Alsadad Rudi
Editor : Ana Shofiana Syatiri