Sabtu, 23 Agustus 2014

News / Megapolitan

Polisi Tertembak Rekannya Sendiri di Tangerang

Kamis, 25 Juli 2013 | 15:59 WIB
Alsadad Rudi Brigadir Yan Widhi usai tertembak rekannya sendiri, Brigadir Gusti dalam aksi unjuk rasa di depan KPUD Kota Tangerang, Kamis (25/7/2013)

TANGERANG, KOMPAS.com — Seorang anggota kepolisian Sabhara Polres Kota Tangerang bernama Briptu Yan Widhi tertembak peluru gas air mata yang dilontarkan oleh rekannya sendiri. Peristiwa itu terjadi dalam aksi dorong-dorongan antara polisi dan demonstran di depan kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Tangerang, Kamis (25/7/2013).

Widhi terkena tembakan dan mengalami luka di bagian belakang kepala.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, rekan Widhi bernama Brigadir Gusti berdiri sekitar lima meter di belakang rekan-rekannya yang sedang menghalau demonstran di pagar masuk kantor KPUD Kota Tangerang. Saat itu, aksi demonstran sudah mengarah beringas karena massa mencoba masuk ke kantor KPUD.

Tertembaknya Widhi oleh Gusti terjadi karena Gusti salah mengarahkan senjata. Ia seharusnya mengarahkan moncong senjata ke atas, tetapi saat itu ia mengarahkan senjata ke depan. Setelah kejadian itu, Widhi yang jatuh pingsan langsung digotong rekan-rekannya ke dalam kantor KPUD, begitu pula Gusti.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diketahui kondisi terakhir Widhi. Polisi belum memberikan keterangan. Awak media juga dilarang mendekat ke ruangan di mana Widhi dirawat dan Gusti diamankan.

Sementara itu, massa pendukung Arief-Sachrudin juga masih bertahan. Massa telah melakukan aksi sejak pukul 10.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi setelah KPUD Kota Tangerang mengumumkan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang yang akan ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Tangerang pada 31 Agustus 2013 mendatang. Dalam pengumuman itu, KPUD meloloskan tiga pasangan calon, yaitu Tubagus Dedi Gumelar-Suratno Abu Bakar, Abdul Syukur-Hilmi Fuad, dan Harry Mulya Zein-Iskandar. Adapun pasangan Arief-Sachrudin dinyatakan tidak lolos karena Sachrudin belum mendapatkan izin pengunduran diri dari jabatannya sebagai Camat Pinang.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Alsadad Rudi
Editor : Laksono Hari Wiwoho