Jumat, 24 Oktober 2014

News / Megapolitan

Kapolresta Tangerang: Polisi Penembak Polisi Akan Dievaluasi

Kamis, 25 Juli 2013 | 16:59 WIB
Alsadad Rudi Brigadir Yan Widhi usai tertembak rekannya sendiri, Brigadir Gusti dalam aksi unjuk rasa di depan KPUD Kota Tangerang, Kamis (25/7/2013)

TANGERANG, KOMPAS.com — Kondisi polisi yang tertembak oleh rekannya, Brigadir Yan Widhi (bukan Briptu seperti berita sebelumnya), sudah ditangani oleh tim dokter di Rumah Sakit Husada Insani, Kota Tangerang. Sementara polisi yang menembak, Brigadir Gusti, sudah dibawa ke unit Propam Polresta Tangerang.

"(Brigadir Yan Widhi) sehat dan sudah ditangani oleh dokter. (Brigadir Gusti) akan dievaluasi," kata Kapolresta Tangerang Komisaris Besar Riad di KPUD Kota Tangerang, Kamis (25/7/2013).

Brigadir Yan Widhi, anggota kepolisian Sabhara Polres Kota Tangerang, tertembak peluru gas air mata oleh rekannya, Brigadir Gusti, saat terjadi aksi dorong-dorongan antara pihak kepolisian dan demonstran di depan kantor KPUD Kota Tangerang, Kamis (25/7/2013). Widhi yang tertembak mengalami luka di bagian batok kepala belakang.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com saat kejadian, Gusti berdiri sekitar lima meter di belakang rekan-rekannya yang sedang menghalau demostran di pagar masuk. Saat itu, aksi demonstran sudah cenderung beringas karena mencoba masuk ke dalam kantor KPUD.

Tertembaknya Widhi oleh Gusti karena dia salah mengarahkan senjata, yang seharusnya ke atas, malah mendatar. Selepas kejadian, Widhi yang jatuh pingsan langsung digotong rekan-rekannya ke salah satu ruangan di kantor KPUD, begitu pula Gusti.

Peristiwa itu terjadi selepas KPUD mengumumkan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang yang akan ikut dalam Pemilukada Kota Tangerang, 31 Agustus 2013 mendatang.

Dalam pengumuman itu, KPUD hanya meloloskan tiga pasangan calon, yaitu Tu Bagus Dedi Gumelar alias Miing yang berpasangan dengan Suratno Abu Bakar, Abdul Syukur-Hilmi Fuad, dan Harry Mulya Zein-Iskandar. Sementara pasangan Arief-Sachrudin gagal ikut.

Penulis: Alsadad Rudi
Editor : Ana Shofiana Syatiri