Kamis, 23 Oktober 2014

News / Megapolitan

Freddy Pernah Berikan Fasilitas Sabu Gratis buat Vanny

Sabtu, 27 Juli 2013 | 12:56 WIB
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN Anggita Sari, model majalah pria dewasa yang juga pacar Freddy Budiman, gembong kasus narkoba, usai membesuk pacarnya tersebut di LP Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (18/7/2013).


KOMPAS.com
 — Terpidana mati dalam kasus narkotika Freddy Budiman memang pernah memberikan fasilitas sabu gratis kepada Vanny Rossyane. Hal tersebut disampaikan Anggita Sari, pacar Freddy, seusai membesuk ke Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang, Jumat (26/7/2013).

Pengakuan Vanny ke media massa bahwa ada bilik asmara di dalam Lapas yang sering digunakannya bersama Freddy untuk menikmati narkoba dan berhubungan seks karena hilangnya "fasilitas" sabu gratis dari Freddy. 

"Bang Freddy memang pernah bilang, kalau Vanny itu pemakai narkoba aktif. Vanny pernah bilang, 'Kalau makai sabu gratis, lah bagaimana saya enggak sayang'," kata Anggita mengulangi pengakuan Vanny.

Namun, model majalah pria dewasa itu yakin pengakuan Vanny tentang adanya ruang khusus di Lapas Cipinang adalah bohong. Ia mengaku sudah menanyakannya kepada Freddy dan dibantah.

"Abang Freddy itu benci banget sama Vanny karena mengaku-ngaku hamil sampai aborsi. Karena Bang Freddy bilang, kalau dia enggak pernah ML sama Vanny," kata Anggita.

Menurut dia, pengakuan Vanny itu adalah bohong dan bermotif mencari sensasi dan popularitas media massa. Selain motif cari sensasi dan popularitas, Anggita menduga "nyanyian" Vanny tersebut dilatarbelakangi rasa cemburu dengan dirinya setelah Freddy kini menjadi kekasihnya.

Sebelumnya, Vanny mengaku ke media massa sebagai mantan kekasih Freddy. Ia membeberkan dirinya pernah mengonsumsi sabu bersama dan berhubungan intim dengan Freddy di sebuah ruang khusus Lapas Cipinang beberapa kali.

Bahkan, ada dua ruangan di Lapas yang bisa dipergunakan untuk melakukan kedua hal itu, termasuk ruang Kepala Lapas Cipinang. 

Freddy Budiman (36) merupakan pemain pengedaran narkotika internasional. Setidaknya, ia telah empat kali terlibat pengedaran bisnis narkoba. Kasusnya terkini, Freddy terlibat pengaturan bisnis narkoba 1,4 juta pil ekstasi asal China dari dalam Lapas Cipinang. Dari kasus tersebut, pengadilan menjatuhkan hukuman mati dan mencabut sejumlah haknya, termasuk hak menelepon, setelah kedapatan memiliki 40 handphone di dalam tahanan.

Dalam perjalanan masa hukumannya di penjara, Freddy terlibat hubungan asmara dengan beberapa perempuan. Yang terungkap terkini adalah dengan Vanny Rosyanne dan Anggita Sari yang sama-sama berprofesi sebagai foto model majalah pria dewasa.

Setelah Freddy menjalin hubungan dengan Anggita, Vanny membeberkan ke media massa bahwa dirinya pernah mengonsumsi sabu bersama dan "bercinta" dengan Freddy di dalam ruang khusus yang disediakan pihak lapas. Selain itu, Vanny mengaku bisa saling bertelepon dengan Freddy.

Kemhuk dan HAM menerjunkan tim dari Inspektorat Jenderal untuk menelusuri kebenaran "nyanyian" Vanny tersebut. Kemenhuk dan HAM langsung mencopot Thurman Hutapea dari jabatan Kepala Lapas Cipinang meski dia tak mengakui adanya bilik asmara di Lapas Cipinang.(Abdul Qodir)


Editor : Tri Wahono
Sumber: Tribunnews.com