Jumat, 25 April 2014

News / Megapolitan

Kembalikan Kartu "Single Trip" PT KAI, Dijamin Tak Didenda

Rabu, 31 Juli 2013 | 06:50 WIB
KOMPAS/LASTI KURNIA Tahap awal penerapan Kartu COMMET (Commuter Electronik Ticketing) dimulai sejak 1 Febuari dan diperjual belikan di 35 stasiun seperti tampak di stasiun Palmerah, , Jakarta, Rabu (1/2/2012). Sebagai tahapan penerapan program E-Ticketing, PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT KAI Commuter Jabodetabek mengganti KTB (Kartu Trayek Bulanan)/KLS (Kartu Langganan Sekolah) menjadi Kartu COMMET sebagai alternatif penganti karcis konvensional yang dapat diisi ulang. Dalam masa penjualan perdana tahap 1, hingga 3 Februari, pembelian kartu Commet tidak dikenai biaya kartu.

JAKARTA, KOMPAS.com — PT KCJ mengimbau agar pihak yang membawa kartu tiket single trip KRL commuter line, baik yang sengaja dibawa pulang maupun tidak, untuk segera mengembalikannya ke PT KAI. Warga yang mengembalikan kartu tidak akan dikenakan denda.

Manajer Komunikasi PT KCJ Eva Chairunnisa mengatakan, untuk mendukung kelancaran pengembalian tersebut, PT KCJ telah memasang drop box di seluruh stasiun-stasiun yang ada di Jabodetabek. Pemasangan drop box telah berlangsung sejak Senin (22/7/2013) pekan lalu.

"Drop box dipasang di 66 stasiun. Bagi yang ingin mengembalikan kartu, tinggal memasukkan ke dalam kotak tersebut," kata Eva melalui pesan singkatnya, Selasa (30/7/2013).

PT KAI Commuter Jabodetabek mengatakan, sejauh ini baru 2.000 dari total 700.000 kartu tiket single trip KRL commuter line yang sudah dikembalikan.

Dalam seminggu pertama masa penerapan e-ticketing dan tarif progresif yang diresmikan 1 Juli 2013 yang lalu, ada 700.000 kartu tiket single trip yang hilang. Akibatnya, PT KAI mengalami kerugian hingga mencapai Rp 3 miliar.

Penulis: Alsadad Rudi
Editor : Ana Shofiana Syatiri