Selasa, 2 September 2014

News / Megapolitan

Olah TKP di Lokasi Kecelakaan Dul Berlangsung Dua Jam

Minggu, 8 September 2013 | 16:25 WIB
Warta Kota/Alex Suban Warga berusaha mengevakuasi korban kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Jagorawi, Jakarta Timur, tepatnya di jalur Jakarta ke Bogor, KM 8-200, Minggu (8/9/2013) dini hari sekitar pukul 00.45 WIB. Kecelakaan yang melibatkan tiga mobil tersebut mengakibatkan 5 orang tewas dan 10 orang lainnya luka-luka. Putra bungsu musisi Ahmad Dhani, Ahmad Abdul Qodir Jaelani (Dul), 13, menjadi salah satu korban luka dalam peristiwa ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara kecelakaan yang melibatkan Abdul Qodir Jaelani alias Dul di KM 08 200 arah Cawang, Tol Jagorawi. Olah TKP ini berlangsung selama dua jam.

"Olah TKP dilakukan sejak jam 13.00 dan selesai jam 15.00 tadi," kata Kepala Seksi Kecelakaan Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Miyanto, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (8/9/2013) sore.

Miyanto menuturkan, penyidikan kecelakaan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Polri, serta dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan jajarannya. Mengenai siapa pengendaran yang meneyebabkan kecelakaan awal, Miyanto belum dapat menyampaikan karena hal itu masih perlu dalam penyelidikan lebih lanjut.

"Polisi sedang melakukan proses penyidikan, kita tidak mau mengandai-andai, nanti ada saksi ahli kemudian saksi yang mendengar (atau melihat) baru dari situ faktanya bisa diketahui," ujar Miyanto.

Berdasarkan laporan akun twitter PT Jasa Marga @PTJASAMARGA menyebutkan penyidikan di lokasi kecelakaan sudah selesai di lakukan saat ini. Kepadatan kendaraan di lajur 4 arah Cawang menurut akun tersebut sempat terjadi saat olah TKP penyelidikan berlangsung.

"Kalau namanya macet pasti wajar. Kita minta masyarakat memahami karena Itu kewenangan kepolisian untuk menerangkan (mengungkap) suatu perkara," jelas Miyanto.

Dul, putera ketiga Ahmad Dani diketahui terlibat kecelakaan pada Minggu sekitar pukul 00.45 dengan dua kendaraan lainnya yakni Toyota Avanza B 1882 UZJ dan Daihatsu Grandmax B 1349 TFM.  Polisi menduga mobil Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikemudikan Dul tiba-tiba menabrak pembatas dan masuk di jalur berlawanan lalu menghantam dua kendaraan lainnya.

Akibat kejadian tersebut, enam orang dilaporkan meninggal dunia sementara sepuluh orang lainnya mengalami luka-luka. Dul mengalami patah tulang kaki dan menjalani perawatan di RS Pondok Indah. Para korban luka dan tewas dibawa ke berbagai rumah sakit.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Robertus Belarminus
Editor : Ana Shofiana Syatiri