Selain Ahmad Dhani, Kekasih Dul Juga Akan Diperiksa - Kompas.com

Selain Ahmad Dhani, Kekasih Dul Juga Akan Diperiksa

Robertus Belarminus
Kompas.com - 09/09/2013, 11:46 WIB
TRIBUN / HERUDIN Bangkai mobil Daihatsu Gran Max B 1349 TFN yang terlibat kecelakaan dengan Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikemudikan oleh putra bungsu musisi Ahmad Dani, Abdul Qodir Jaelani di tol Jagorawi Km 8 terparkir di Satlantas Wilayah Jakarta Timur, Minggu (8/9/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan mengirimkan surat pemanggilan terhadap musisi Ahmad Dhani untuk meminta keterangannya terkait kecelakaan yang menimpa putra ketiganya, AQJ alias Dul (13), di Km 8+200 Tol Jagorawi, Minggu (8/9/2013) dini hari. Polisi juga akan memeriksa kekasih Dul.

"Nanti akan kita lakukan pemeriksaan terhadap orangtua Dul," kata Ajun Komisaris Besar Hindarsono, Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/9/2013).

Menurutnya, orangtua Dul akan dipanggil sebagai saksi. Ia menolak merinci detail pemanggilan terhadap orangtua putra sulung Ahmad Dhani dan Maia Estianty tersebut. Pemanggilan terhadap Ahmad Dhani rencananya akan disampaikan pada hari ini, baik tersurat maupun tidak tersurat.

"Hari ini (pemanggilan), kalau memang mau untuk hadir besok. Ya, bisa per telepon kalau mau dan berkenannya kapan. Orangtua nanti dibuatkan daftar pertanyaan. Nanti hasilnya akan kita sampaikan, (untuk) kaitannya banyak," ujar Hindarsono.

Hindarsono mengatakan, selain pemanggilan terhadap orangtua Dul, polisi juga berencana mendengar keterangan dari kekasih Dul. Pemeriksaan tersebut untuk menentukan kebenaran dan kaitan rangkaian peristiwa. Ia berjanji akan terbuka menangani kasus tersebut.

Mobil Mitsubishi Lancer yang dikemudikan putra ketiga musisi Ahmad Dhani itu mengalami kecelakaan di Km 8+200 Tol Jagorawi, Minggu dini hari. Mobil tersebut menabrak dua minibus.

Lancer bernomor polisi B 80 SAL tersebut melaju dari arah Bogor menuju Jakarta dan kehilangan kendali sehingga menabrak pagar pembatas dan berpindah jalur ke arah Jakarta menuju Bogor. Mobil itu menabrak Daihatsu Gran Max, kemudian menabrak mobil Toyota Avanza.

Kecelakaan maut tersebut menewaskan enam penumpang Gran Max, yaitu Agus Surahman (31), Agus Wahyudi Hartono (40), Rizki Aditya Santoso (20), Komaruddin (42), Nurmansyah, dan Agus Komara (45). Korban luka berat berjumlah sembilan orang, yaitu Ahmad Abdul Qodir Jaelani, Zulheri (44), Abdul Qodir Mufti (17), Robi Anjar, Roejo Widodo (30), Pardumuan Sinaga (35), Noval Samudra (14), Nugroho Brury Laksono (34), dan Wahyudi (35). Korban luka saat ini dirawat di RS Meilia Cibubur dan RS Mitra Keluarga Cibubur.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisRobertus Belarminus
EditorLaksono Hari Wiwoho
Komentar

Terkini Lainnya

Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

Regional
Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

Megapolitan
Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

Internasional
Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

Regional
Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

Regional
Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

Regional
Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

Nasional
Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

Megapolitan
Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko 'Online'

Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko "Online"

Nasional
Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

Megapolitan
'Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?'

"Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?"

Nasional
Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

Megapolitan
Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

Nasional
Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja 'Online'

Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja "Online"

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM