Rabu, 23 April 2014

News / Megapolitan

Selain Ahmad Dhani, Kekasih Dul Juga Akan Diperiksa

Senin, 9 September 2013 | 11:46 WIB
TRIBUN / HERUDIN Bangkai mobil Daihatsu Gran Max B 1349 TFN yang terlibat kecelakaan dengan Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikemudikan oleh putra bungsu musisi Ahmad Dani, Abdul Qodir Jaelani di tol Jagorawi Km 8 terparkir di Satlantas Wilayah Jakarta Timur, Minggu (8/9/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan mengirimkan surat pemanggilan terhadap musisi Ahmad Dhani untuk meminta keterangannya terkait kecelakaan yang menimpa putra ketiganya, AQJ alias Dul (13), di Km 8+200 Tol Jagorawi, Minggu (8/9/2013) dini hari. Polisi juga akan memeriksa kekasih Dul.

"Nanti akan kita lakukan pemeriksaan terhadap orangtua Dul," kata Ajun Komisaris Besar Hindarsono, Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/9/2013).

Menurutnya, orangtua Dul akan dipanggil sebagai saksi. Ia menolak merinci detail pemanggilan terhadap orangtua putra sulung Ahmad Dhani dan Maia Estianty tersebut. Pemanggilan terhadap Ahmad Dhani rencananya akan disampaikan pada hari ini, baik tersurat maupun tidak tersurat.

"Hari ini (pemanggilan), kalau memang mau untuk hadir besok. Ya, bisa per telepon kalau mau dan berkenannya kapan. Orangtua nanti dibuatkan daftar pertanyaan. Nanti hasilnya akan kita sampaikan, (untuk) kaitannya banyak," ujar Hindarsono.

Hindarsono mengatakan, selain pemanggilan terhadap orangtua Dul, polisi juga berencana mendengar keterangan dari kekasih Dul. Pemeriksaan tersebut untuk menentukan kebenaran dan kaitan rangkaian peristiwa. Ia berjanji akan terbuka menangani kasus tersebut.

Mobil Mitsubishi Lancer yang dikemudikan putra ketiga musisi Ahmad Dhani itu mengalami kecelakaan di Km 8+200 Tol Jagorawi, Minggu dini hari. Mobil tersebut menabrak dua minibus.

Lancer bernomor polisi B 80 SAL tersebut melaju dari arah Bogor menuju Jakarta dan kehilangan kendali sehingga menabrak pagar pembatas dan berpindah jalur ke arah Jakarta menuju Bogor. Mobil itu menabrak Daihatsu Gran Max, kemudian menabrak mobil Toyota Avanza.

Kecelakaan maut tersebut menewaskan enam penumpang Gran Max, yaitu Agus Surahman (31), Agus Wahyudi Hartono (40), Rizki Aditya Santoso (20), Komaruddin (42), Nurmansyah, dan Agus Komara (45). Korban luka berat berjumlah sembilan orang, yaitu Ahmad Abdul Qodir Jaelani, Zulheri (44), Abdul Qodir Mufti (17), Robi Anjar, Roejo Widodo (30), Pardumuan Sinaga (35), Noval Samudra (14), Nugroho Brury Laksono (34), dan Wahyudi (35). Korban luka saat ini dirawat di RS Meilia Cibubur dan RS Mitra Keluarga Cibubur.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Robertus Belarminus
Editor : Laksono Hari Wiwoho