Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Megapolitan

Dukacita untuk Habib Munzir Mengalir dari Beragam Kalangan

Senin, 16 September 2013 | 05:19 WIB
Dok Kompas.com Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa, pimpinan Majelis Rasulullah, meninggal pada Minggu (15/9/2013). Ini adalah gambar yang diambil pada 15 Februari 2013, ketika Munzir (paling kiri, berbaju hitam), berdampingan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono dalam acara peringatan Maulid Nabi, di lapangan Monas.
JAKARTA, KOMPAS.com — Meninggalnya Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa mengundang ungkapan duka dari berbagai kalangan. Habib Munzir, pimpinan Majelis Rasulullah yang "bermarkas" di kawasan Liga Mas, Pancoran, Jakarta Selatan, yang memiliki ribuan anggota jemaah, meninggal dalam usia 40 tahun.

Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mengucapkan belasungkawa melalui akun Twitternya @Pak_JK dengan menulis "Innalillahi Wa inna Ilaihi Rojiun. Turut berbelasungkawa atas wafatnya pemimpin Majelis Rasulullah Habib Munzir bin FuaD Al-musawa."

Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid juga menyampaikan rasa dukacita melalui akun Twitter @hnurwahid. "Turut berduka dan berdoa atas wafatnya al habib munzir al Musawwa, pimp Majlis Rasulullah, smoga Allah Masukkan Almarhum ke Surganya. Al Fatihah."

Sementara itu, ulama terkenal Abdullah Gymnastiar atau yang biasa dipanggil AA Gym lewat akun Twitter @aagym menulis sambil menyertakan gambar Habib Munzir. "Innaalillaahi wa innaailahi rojiuun, Allohummaghfirlahu, warhamhu, wa afiihi, wa fuanhu, doa yang banyak untuk Habib."

Hal senada juga diungkapkan Wasekjen PAN Teguh Juwarno. "Innalillahi wa innailaihi rojiuun.... Kita kehilangan seorang ulama ahli ibadah yang selama ini menjadi panutan umat," kata Teguh ketika dihubungi, Minggu (15/9/2013) malam.

Teguh mengatakan, kepergian Habib Munzir meninggalkan kedukaan yang dalam bagi umat Islam yang kian hari kian berat dalam menghadapi tantangan kehidupan global. "Semoga kepergian almarhum akan menjadi pelajaran bagi umat untuk meneladani kebaikan yang Almarhum tinggalkan. Semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT," ungkapnya.

Rencananya, Habib Munzir akan dikebumikan di TPU Pemakaman Habib Kuncung, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2013) selepas dzuhur. Sebelum dikebumikan, jenazahnya akan dishalatkan di Masjid Al-Munawwar, Pancoran, Jakarta Selatan. Pada malam harinya, tahlil akan digelar di masjid yang sama.

(Bahri Kurniawan/Willy Widianto)

Editor : Palupi Annisa Auliani
Sumber: tribunnews.com