Minggu, 23 November 2014

News / Megapolitan

Jokowi: Dulu Dibilang "Ndeso", Kok Sekarang Mirip Estrada?

Kamis, 26 September 2013 | 12:28 WIB
KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO, KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) dan Amien Rais

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo lagi-lagi tak ingin berpolemik atas pernyataan politisi Partai Amanat Nasional, Amien Rais. Ia memilih cara-cara humor untuk menanggapi Amien, yang menyebutnya mirip mantan Presiden Filipina, Joseph Estrada.

"Saya heran, dulu ada yang bilang saya orang ndeso, sekarang ada yang bilang saya mirip Estrada yang presiden artis. Lah, yang benar yang mana?" ujar Jokowi saat menghadiri hari lahir ke-9 Wahid Institute di Jalan Taman Amir Hamzah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2013) siang.

Keheranan Jokowi adalah bagaimana mungkin dalam waktu yang cukup singkat, anggapan publik terhadap dirinya tiba-tiba jadi berubah. "Lah, kok jadi bertolak belakang begini?" kata Jokowi dan langsung mendapat sambutan meriah dari para hadirin dalam acara tersebut. Acara itu dihadiri oleh Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, dan sejumlah tokoh nasional lain.

Pada Rabu (25/9/2013) kemarin, Amien menyebut Estrada terpilih sebagai presiden karena popularitasnya sebagai bintang film di Filipina. Namun, Estrada hanya bertahan beberapa bulan memimpin Filipina setelah digulingkan serta digantikan oleh Gloria Macapagal Arroyo. Menurut Amien, Estrada dan Jokowi sama-sama dipilih rakyat karena popularitas mereka yang tinggi. Ia mengingatkan rakyat untuk tidak mengandalkan popularitas semata dalam pemilihan presiden.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Laksono Hari Wiwoho