Selasa, 2 September 2014

News / Megapolitan

Demi Blok G, Jokowi Ubah Pintu Keluar Stasiun Tanah Abang

Minggu, 17 November 2013 | 18:39 WIB
KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (memegang mikrofon) meresmikan pembukaan Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, sebagai tempat relokasi pedagang kaki lima, Senin (2/9/2013). Acara itu dipadati ratusan pengunjung.

JAKARTA, KOMPAS.com — Demi meramaikan Blok G, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Gubernur Jakarta Joko Widodo berencana mengubah arah pintu keluar Stasiun Tanah Abang. Pintu keluar stasiun tersebut akan dipindah ke depan Blok G.

"Dipindah ke sisi pasar agar bisa langsung ke dalam pasar," ujar Jokowi saat blusukan ke Blok G, Minggu (17/11/2013) siang.

Jokowi mengakui rencana pemindahan pintu keluar stasiun tersebut telah dikomunikasikan dengan PT Kereta Api Indonesia. BUMN itu pun telah setuju. Jokowi memastikan pembangunannya dilakukan pada 2014.

Jokowi berharap, dengan diubahnya pintu keluar stasiun, Blok G, yang merupakan tempat relokasi pedagang kaki lima yang dahulu berjualan di tepi jalan, jadi ramai pembeli. Pedagang pun untung. Kondisi itu yang diharapkan agar jadi contoh penataan lokasi lain.

Seperti diberitakan, pedagang Blok G mengeluh sepi dari pembeli. Mereka pun meminta agar pintu keluar stasiun diubah menjadi di depan Blok G dengan tujuan mempermudah pengguna KRL yang ingin berbelanja tekstil atau kebutuhan lainnya di kawasan Blok G.

Eskalator dan jembatan baru

Pembenahan fasilitas di Blok G belum usai. Perencanaan semula, yakni pendirian kios, perbaikan drainase, pengecatan tembok, pembuatan gerbang utama, serta memperbanyak tangga sudah dilakukan. Tinggal dua hal yang pernah dijanjikan Jokowi yang belum dilaksanakan, yakni pengadaan eskalator serta jembatan.

Soal eskalator, Jokowi berjanji Desember 2014 bakal rampung. Ia berharap eskalator itu memudahkan pengunjung untuk naik ke lantai tiga dan empat, lantai di mana pedagang mengeluh sepi.

"Soal jembatan juga sudah. Desember besok sudah mulai masuk barang-barangnya (pengerjaan konstruksi). Sekarang masih di tahap pabrikasi karena kalau dikerjakan di sini macet," lanjutnya.

Jembatan tersebut merupakan penghubung antara Blok A dan Blok G. Ke depan, Jokowi ingin seluruh blok di Pasar Tanah Abang terhubung.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Wisnubrata