Pengunjung Monas Bisa Lihat Langsung Pengarakan Bendera Pusaka Saat Upacara Besok - Kompas.com

Pengunjung Monas Bisa Lihat Langsung Pengarakan Bendera Pusaka Saat Upacara Besok

Kahfi Dirga Cahya
Kompas.com - 16/08/2016, 14:34 WIB
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO-RODERICK ADRIAN MOZES Tugu Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (17/7/2014). Monumen peringatan setinggi 132 meter ini didirikan pada 1951 dan diresmikan pada 1961. Setiap hari libur, Monas kerap dikunjungi banyak wisatawan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengunjung Monumen Nasional (Monas) bisa mendapatkan momen tak terlupakan pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia, Rabu (17/8/2016) besok.

Sebab, pengunjung dapat melihat langsung prosesi pengarakan bendera pusaka dari Monumen Nasional ke Istana Merdeka.

"Besok Monas terbuka untuk umum. Jadi masyarakat bisa melihat secara langsung acara kenegaraan," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas, Sabdo, saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Selasa (16/8/2016).

Dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-71 RI pada Rabu besok, bendera pusaka akan dibawa dari Monas ke Istana Merdeka. Bendera akan dibawa menggunakan kereta kencana dengan pasukan berkuda dan diiringi arak-arakan serta tarian kolosal.

Saat sore harinya, pada upacara penurunan bendera, prosesi serupa akan dilakukan. Kali ini, bendera pusaka akan dibawa dari Istana Merdeka menuju Monas.

Menurutnya, tak ada pembatas bagi pengunjung Monas untuk menyaksikan acara tersebut. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tertib.

"Yang penting enggak ganggu jalannya acara. Ini pesta rakyat, baru pertama kali juga bendera pusaka diarak seperti ini," kata Sabdo. (Baca: Jokowi Ubah Kebiasaan 17 Agustus, Bendera Pusaka Diarak dari Monas ke Istana)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKahfi Dirga Cahya
EditorFidel Ali
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM