Dinas Tata Air Sebut Rumah Pompa Bukan Solusi Utama untuk Kampung Apung - Kompas.com

Dinas Tata Air Sebut Rumah Pompa Bukan Solusi Utama untuk Kampung Apung

Kahfi Dirga Cahya
Kompas.com - 27/10/2016, 20:59 WIB
KOMPAS.com/Kahfi Dirga Cahya Kampung Apung, Kapuk, Jakarta Barat, Kamis (27/10/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Tata Air Pemprov DKI Jakarta Teguh Hendrawan mengomentari kondisi Kampung Apung, Jakarta Barat.

Teguh membenarkan pernyataan warga yang mengatakan bahwa Kampung Apung tak lagi banjir setelah ada rumah pompa di Kali Angke, Jakarta Barat.

Namun, katanya, persoalan Kampung Apung tak bisa diselesaikan dengan rumah pompa.

"Kalau rumah pompa hanya bersifat alternatif dan bukan solusi utama," kata Teguh saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Kamis (27/10/2016).

(Baca juga: Sekolah di Kampung Apung Tak Juga Dibangun, Peserta Didik Jadi Sering Tawuran)

Teguh menambahkan, normalisasi dan pembenahan saluran air di Kampung Apung juga bukan solusi utama. Langkah itu dinilainya sebagai alternatif.

Selain itu, ia menilai bahwa warga di Kampung Apung perlu direlokasi. Warga dinilai membutuhkan hunian yang lebih bersih dan indah.

"Katanya dinas perumahan mau urus relokasi. Tapi tiba-tiba berhenti begitu saja. Padahal rumah pompa bertugas preventif (pencegahan)," kata Teguh.

Sebelumnya, seorang warga Kampung Apung, Aisyah, mengatakan bahwa kampungnya tak lagi banjir setelah ada pompa air di Kali Angke, Pesing, Jakarta Barat.

Keberadaan pompa air itu dianggap membantu mencegah Kampung Apung dari banjir. (Baca juga: Kampung Apung yang Kini Tidak Lagi Kebanjiran)

PenulisKahfi Dirga Cahya
EditorIcha Rastika
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM