Perbaikan LAA Manggarai-Klender, KRL Jakarta Kota - Bekasi Tak Bisa Melintas - Kompas.com

Perbaikan LAA Manggarai-Klender, KRL Jakarta Kota - Bekasi Tak Bisa Melintas

Kahfi Dirga Cahya
Kompas.com - 08/12/2016, 18:41 WIB
GARRY ANDREW LOTULUNG Sebuah Kereta Rel Listrik (KRL) melaju di samping lokasi pembangunan Stasiun Sudirman Baru di Jakarta, Rabu (23/11/2016). Stasiun yang terintergrasi dengan stasiun MRT itu hanya akan melayani penumpang dari Stasiun Manggarai menuju bandara Soekarno Hatta melewati Stasiun Sudirman Baru, Duri, dan Batu Ceper sebagai stasiun pemberhentian dan diperkirakan selesai pada akhir 2016 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) memintaa maaf karena lintas Stasiun Manggarai sampai Stasiun Klender tidak dapat dilalui kereta rel listrik (KRL), Kamis (8/12/2016) sejak pukul 17.00 WIB.

Hal itu karena listrik aliran atas harus dimatikan untuk proses perbaikan.

"Dampak kejadian tersebut maka hingga saat ini pukul 17.31 WIB belum ada KRL yang dapat beroperasi pada lintas tersebut hingga perjalanan KRL relasi Jakarta Kota - Bekasi dan sebaliknya belum dapat dilakukan," kata Vice President Komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa lewat pesan singkat kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Eva menambahkan, antrian KRL relasi Stasiun Jakarta Kota - Bekasi di jalur rel layang, berdampak pula pada antrian KRL relasi Stasiun Jakarta Kota - Stasiun Bogor.

Antrian terjadi hingga Stasiun Manggarai. Sehingga KRL membutuhkan waktu perjalanan yang lebih lama.

"Selama proses perbaikan berlangsung untuk KRL relasi Bogor - Jatinegara perjalanan hanya dapat dilakukan sampai dengan Stasiun Kemayoran dan KRL akan kembali lagi menuju Bogor," kata dia.

Eva mengimbau, bagi pengguna jasa yang tidak dapat menunggu dapat turun di stasiun terdekat dan menggunakan moda transportasi lain. Bagi pengguna yang telah melakukan transaksi tiket dan membatalkan perjalanan dapat melakukan pembatalan tiket pada loket yang tersedia.

"Pengguna jasa yang tetap memilih untuk menunggu dihimbau untuk tetap memperhatikan keselamatan dengan tidak memaksakan diri untuk naik apabila KRL telah penuh dan menunggu KRL selanjutnya," kata Eva. (Baca: Dampak Kereta Anjlok, KRL Bogor-Jatinegara Terganggu)

Demi Keselamatan dan Keamanan Pengguna jasa juga tidak diperkenankan untuk membuka tuas pintu pada kondisi antrian KRL di lintas, buka tutup pintu di luar kondisi darurat hanya dapat dilakukan di Stasiun.

Pengguna juga diminta untuk memperhatikan dan mengikuti seluruh instruksi yang diberikan oleh petugas pelayanan di lapangan.

Kompas TV Tarif KRL "Commuter Line" Naik

PenulisKahfi Dirga Cahya
EditorFidel Ali
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM