Soal Kekalahan Agus-Sylvi, Ini Kata Lulung... - Kompas.com

Soal Kekalahan Agus-Sylvi, Ini Kata Lulung...

Jessi Carina
Kompas.com - 17/02/2017, 10:13 WIB
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Cagub DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono usai memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (15/02/2017). Agus menyatakan menerima hasil Pilkada DKI Jakarta berdasarkan hasil hitung cepat dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim pemenangan Agus-Sylvi yang sudah membantunya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Abraham "Lulung" Lunggana menilai hasil hitung cepat perolehan suara pasanga Agus Yudhoyono- Sylviana Murni mendapat pengaruh dari sejumlah isu.

Menurut dia, hal itu berkaitan dengan isu yang menyerang ayah Agus, Susilo Bambang Yudhoyono.

"Pengaruh itu kan jelas, sebelumnya surveinya bagus kan. Ini ada pengaruh politik, banyaklah yang berdampak kepada Pak SBY ya, barangkali," ujar Lulung kepada Kompas.com, Jumat (17/2/2017).

Lulung mencontohkan kejadian sidang kasus dugaan penodaan agama atas terdakwa Basuki Tjahaja Purnama. Nama SBY diseret ketika Ketua MUI Ma'ruf Amin menjadi saksi dalam persidangan. SBY disebut melakukan komunikasi dengan Ma'ruf. Ketika itu, SBY berkomentar tentang dugaan penyadapan terhadap diri dia.

"Terakhir yang sangat booming itu tentang Antasari," ujar Lulung.

Lulung mengatakan, sangat wajar jika SBY banyak memberi penjelasan atas isu-isu yang menyerangnya. Lulung menduga isu tersebut yang akhirnya membuat Agus-Sylvi gagal di putaran pertama.

"Punya dampak politik seperti itu, kasihan juga ya. Tapi enggak apa-apa Pak SBY dan AHY sudah menerima itu," ujar Lulung.

Lulung mengatakan, Agus sudah menerima kekalahannya. Kata dia, Agus secara ksatria juga sudah mengucapkan selamat kepada dua pasangan calon yang lolos putaran kedua.

"Saya mengapresiasi seorang AHY, sikapnya itu bisa menjadi contoh," ujar Lulung.

Kompas TV AHY mengaku menerima apapun hasil yang ada, meski dirinya dinyatakan memiliki suara paling sedikit dibandingkan dua pasangan calon lain

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisJessi Carina
EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Close Ads X