Senin, 27 Maret 2017

Megapolitan

Djarot: Saya Mengelus Dada kalau Dianggap Tak Berpihak kepada Wong Cilik

Senin, 13 Maret 2017 | 18:14 WIB
KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat blusukan di Pasar Timbul, Jakarta Barat, Senin (13/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, merasa heran bila ia dianggap tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Sebab, selama ini Djarot merasa kebijakan yang dibuatnya bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pemprov DKI Jakarta berpihak pada rakyat kecil.

"Saya sempat mengelus dada kalau dianggap tidak berpihak dengan wong cilik (rakyat kecil). Selama ini kebijakan kami sebagian besar untuk wong cilik," kata Djarot di Tomang, Jakarta Barat, Senin (13/3/2017).

(Baca juga: Djarot Disambut Ustaz Nurdin Saat "Blusukan" di Jati Pulo)



Djarot menyebutkan sejumlah kebijakan dia dan Ahok yang berpihak pada rakyat kecil, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), operasi pasar, hingga bantuan kredit lunak kepada pedagang.

Terkait bantuan kredit lunak, Djarot mengatakan, akan mencanangkan program berbasis kartu untuk para pedagang.

Kartu ini diberikan sebagai bantuan kredit bagi pedagang untuk menyewa di kios pasar milik BUMD PD Pasar Jaya.

(Baca juga: Djarot: Menata Pasar Urusan Saya)

Kebijakan ini disebutnya sebagai bagian dari fungsi pemerintah terkait ekonomi kerakyatan. "Inilah komitmen kami yang sudah kami kerjakan," kata Djarot.

Kompas TV Lalu apa tanggapan calon petahana Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat soal insiden aksi penolakan sebagian warga di haul Presiden RI ke-2 Soeharto?



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Kahfi Dirga Cahya
Editor : Icha Rastika
TAG: