Senin, 27 Maret 2017

Megapolitan

Komentar Sandiaga soal Pemecatan Lulung

Senin, 13 Maret 2017 | 20:57 WIB
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat berkunjung ke redaksi Harian Kompas, Senin (13/3/2017) petang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, enggan berkomentar banyak mengenai pemecatan Ketua DPW PPP DKI Jakarta kubu Djan Faridz, Abraham Lunggana alias Lulung.

Adapun Lulung dipecat karena mendukung Anies dan Sandiaga Uno pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Meski Lulung dipecat, Sandiaga yakin dukungan dari anggota DPRD DKI Jakarta itu kepada dirinya akan berdampak positif.

"Saya enggak mau ikut campur di dalam internal partai PPP, tetapi kami yakin (dukungan) Pak Haji Lulung," ujar Sandiaga di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (13/3/2017).



(Baca juga: Lulung: Jangan Paksa Saya Mendukung Ahok)

Sandiaga menilai, Lulung merupakan sosok yang telah mendedikasikan hidupnya untuk memajukan Ibu Kota.

Oleh karena itu, dukungan dari Lulung ini dinilainya sebagai suntikan moril yang positif bagi Anies-Sandiaga dalam mengikuti kontestasi Pilkada DKI 2017.

"Kemarin deklarasi itu kami jadikan sebagai kepercayaan supaya kita jadi lebih semangat lagi untuk ke depan menghadirkan solusi-solusi dan pendidikan sekolah yang baik. Warga juga sudah lelah terpecah belah isu-isu politik apalagi yang dikaitkan dengan isu politik nasional," ucap dia.

Sandiaga menilai, alasan Lulung mendukung dia dan Anies adalah melihat pasangan nomor pemilihan tiga ini mampu menjadi pemimpin yang menpersatukan warga Jakarta.

"Nah Bang Haji Lulung mengerti bahwa Anies-Sandi menghargai kerukunan agama. Jadi kerukunan ini yang sebetulnya akan kita jadikan diferensiasi 1,5 bulan ke depan untuk menghadirkan demokrasi yang sejuk, tenang, dan rukun," kata Sandiaga.

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta Djan Faridz sebelumnya membenarkan telah memecat Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung.

"Betul (Lulung dipecat) karena melanggar AD/ART partai," kata Djan, melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (13/3/2017).

(Baca juga: Lulung: Yang Mecat Saya Kan Masa Baktinya Cuma 5 Tahun)

Pemecatan berlaku per hari Senin ini. Adapun aturan partai yang dilanggar adalah Lulung dan anggota DPW PPP DKI versi Muktamar Jakarta mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor pemilihan tiga DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Sementara itu, DPP PPP yang dipimpin Djan menyatakan dukungannya kepada pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor pemilihan dua DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Kompas TV Haji Lulung: Ahok Pasti Kalah



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Akhdi Martin Pratama
Editor : Icha Rastika
TAG: