Sumarsono Minta PNS DKI Ikut Turunkan Spanduk Provokatif - Kompas.com

Sumarsono Minta PNS DKI Ikut Turunkan Spanduk Provokatif

Jessi Carina
Kompas.com - 16/03/2017, 16:19 WIB
KOMPAS.com/JESSI CARINA Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono memberi arahan dalam rapat musrenbang tingkat kota di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (16/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono meminta kepada para pegawai negeri sipil (PNS) DKI untuk ikut membantu menciptakan suasana kondusif di Jakarta pada saat pilkada. Contohnya dengan membantu menurunkan spanduk provokatif di lingkungan mereka masing-masing.

"Kalau di kampung Anda melihat spanduk provokatif dan SARA (suku, agama, dan antar golongan), tolong pergi ke tokoh masyarakat setempat dan mengimbau agar bisa menurunkan sendiri, tidak usah menunggu Satpol PP," kata Sumarsono di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Kamis (16/3/2017).

Sumarsono juga menyinggung adanya kejadian penolakan untuk menshalatkan jenazah warga yang meninggal di beberapa wilayah. Jika menemukan kasus serupa, Sumarsono meminta PNS DKI untuk menshalatkan.

"Ketika masjid menolak mensholatkan, Pemprov siap kirim ambulan untuk bawa jenazah itu ke masjid lain yang bersedia," kata Sumarsono.

"Kami enggak bisa membiarkan situasi ini. Saya minta kepada camat sampai lurah lakukan yang sama. Masjid digunakan fungsinya, enggak usah dikaitkan pilkada," kata Sumarsono.

PenulisJessi Carina
EditorEgidius Patnistik
Komentar

Close Ads X