Politisi PDI-P Ini Sebut Ahok Buat Warga Miskin Jadi Tak Miskin Lagi - Kompas.com

Politisi PDI-P Ini Sebut Ahok Buat Warga Miskin Jadi Tak Miskin Lagi

Kurnia Sari Aziza
Kompas.com - 22/03/2017, 16:46 WIB
Kristian Erdianto Politisi PDI P Budiman Sudjatmiko dalam sebuah acara debat terbuka di bilangan Wijaya II, Jakarta Selatan, Sabtu (7/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Budiman Sudjatmiko menganggap isu penggusuran kerap menjadi isu untuk menyerang pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor pemilihan dua DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Budiman menjelaskan, warga perlu diubah pola pikirnya untuk memahami program penertiban permukiman yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Ahok-Djarot.

"Pemerintahan Ahok-Djarot bukan menggusur, melainkan memindahkan warga yang menempati area-area tak layak huni dan terlarang dibangun permukiman ke tempat yang jauh lebih baik," kata Budiman, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (22/3/2017).

Baca: Pakde Djarot, Katanya Ada Penggusuran Ya?

Dia menenggarai ada sejumlah pihak yang berusaha memberi pemahaman yang salah demi mendapat simpati publik. Pihak-pihak itu membangun pemikiran bahwa menetap di bantaran sungai adalah sebuah kenyamanan.

 

"Jargon yang selama ini digembar-gemborkan, 'biarkan orang miskin nyaman dengan keadaannya. Toh selama ini dia nyaman berpuluh-puluh tahun di situ'. Membela orang miskin bagi calon (gubernur-wakil gubernur) yang lain adalah 'biarkan orang miskin nyaman dengan perasaannya', padahal lingkungannya itu akan membuat dia terdegradasi hidupnya dan menurun kualitas hidupnya," kata Budiman.

Selain itu, warga selalu terancam dengan bahaya banjir. Dia mengklaim, Ahok-Djarot melakukan pendekatan yang manusiawi dalam menata kota Jakarta.

Baca: Keinginan Ahok-Djarot Bentuk Pasukan Merah dan Isu Penggusuran

Dia berpandangan, Ahok tak mau membohongi warga dengan memberikan janji tak ada gusur menggusur untuk meraup suara pada Pilkada DKI 2017.

Selain itu, dia mengklaim, kehidupan di rumah susun sebagai tempat relokasi jauh lebih layak dibanding tinggal di bantaran sungai.

"Jadi prinsipnya, Ahok mendekatkan orang miskin pada fasilitas sarana dan prasarana yang membuat dia tidak miskin lagi, hingga anak cucunya. Mengeluarkan mereka dari lingkungannya yang selama puluhan tahun bersamanya dan menimbulkan kenyaman palsu, padahal itu berbahaya," kata Budiman.

Kompas TV Dalam Pilkada DKI Jakarta kali ini perolehan suara antara pasangan nomor urut 2 dan 3 bersaing ketat di sejumlah lokasi. Di TPS 7 Pulau Pramuka dan TPS 16 Petamburan, pasangan petahana unggul tipis, sedangkan suara di lokasi korban penggusuran berhasil diraup Anies-Sandiaga.

 

PenulisKurnia Sari Aziza
EditorDian Maharani
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM