Ini Alasan Jaksa Hanya Kenakan Ahok Pasal 156 KUHP - Kompas.com

Ini Alasan Jaksa Hanya Kenakan Ahok Pasal 156 KUHP

Akhdi Martin Pratama
Kompas.com - 20/04/2017, 13:59 WIB
Kompas.com/Akhdi Martin Pratama Jaksa Penuntut Umum, Ali Mukartono saat diwawancarai di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) sidang kasus dugaan penodaan agama menyatakan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersalah.

Perbuatan Ahok menurut Jaksa memenuhi unsur Pasal 156 KUHP. Adapun Jaksa mendakwa Ahok dengan dakwaan alternatif antara Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP.

"Alternatif itu artinya memilih yang dipandang lebih terbukti oleh jaksa. Jadi bukan tidak dimasukkan. Dari dua dakwaan alternatif, jaksa memilih alternatif kedua (Pasal 156 KUHP)," ujar Ketua JPU sidang Ahok, Ali Mukartono seusai persidangan di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).

Baca: Jaksa: Video yang Diunggah Buni Yani Meringankan Ahok

Pasal 156 KUHP berbunyi, "Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak Rp 4.500".

Sedangkan isi Pasal 156a KUHP adalah, "Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia".

Ali menjelaskan, alasan jaksa mengenakan Pasal 156 KUHP karena Ahok pernah mengeluarkan buku dengan judul "Merubah Indonesia".

Baca: Apa Kata Ahok Usai Dituntut 1 Tahun Penjara?

Di dalam buku tersebut, yang dimaksud Ahok membohongi pakai Al Maidah ayat 51 itu adalah para oknum elit politik. Atas dasar itu, jaksa menilai pasal 156 lebih tepat digunakan pada Ahok.

"Nah di buku itu dijelaskan kalau yang dimaksud adalah si pengguna Al Maidah. Elit politik istilah beliau, bukan Al Maidah. Kalau demikian maksud beliau maka ini masuk kategori umat Islam. Pengguna Al Maidah tu siapa? Golongan umat Islam. Maka tuntutan jaksa memberikan di alternatif kedua," jelas Ali.

Dalam persidangan ke-20 kasus tersebut, jaksa menuntut Ahok agar dijatuhi hukuman pidana satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun.

Kompas TV Jaksa Tuntut Ahok Satu Tahun Penjara

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAkhdi Martin Pratama
EditorDian Maharani
Komentar

Close Ads X