Apa Kata Warga soal Karangan Bunga untuk Ahok-Djarot - Kompas.com

Apa Kata Warga soal Karangan Bunga untuk Ahok-Djarot

Jessi Carina
Kompas.com - 28/04/2017, 13:06 WIB
KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI Sejumlah karangan bunga yang ditujukan untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat tertata di kompleks Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/4/2017). Karangan bunga tersebut berisi simpati warga kepada Ahok-Djarot terutama pascapilkada DKI 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak karangan bunga baru berdatangan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (28/4/2017). Karangan bunga baru itu diletakan di halaman Balai Kota. Ada juga karangan bunga yang diletakan di jalur pejalan kaki di sekeliling Monas.

Karangan bunga yang ditujukan untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat menyusul kekalahan mereka pada Pilkada DKI 2017 itu menarik minat masyarakat untuk sekadar mampir dan melihat-lihat. Salah satunya adalah Handriyani yang pagi tadi melihat karangan bunga di trotoar Monas. Perempuan ini sebenarnya bekerja di kawasan Semanggi.

"Tapi sengaja mau ke sini dulu lihat karangan bunga. Suka deh baca tulisan-tulisannya, lucu-lucu," ujar Handriyani.

Handriyani mengatakan, baru kali ini dia melihat karangan bunga dalam jumlah besar. Bahkan, kata dia, jumlahnya melebihi karangan bunga yang biasa ada di rumah duka.

"Baru kali ini seumur hidup saya lihat karangan bunga banyak sekali seperti ini. Bahkan kalau katanya di rumah duka kan banyak tuh, ini lebih banyak lagi," ujar Handriyani.

Baca juga: Baper untuk Ahok-Djarot lewat Karangan Bunga Dinilai Menyehatkan

Warga lain, Christie, mengatakan karangan bunga justru berbicara lebih banyak daripada kata-kata. Bunga-bunga ini membawakan pesan semangat dan harapan dengan cara yang damai.

"Kita merasa damai, adem, nyaman dengan bunga berwarna-warni," ujar Christie.

Begitupun dengan Andrie yang berpendapat karangan bunga justru ungkapan ekspresi yang lebih sehat.

"Lebih damai, daripada demo. Bunga justru lebih menyentuh," ujar dia.

Karangan bunga masih terus berdatangan di Balai Kota DKI Jakarta. Pesan-pesan dalam karangan bunga itu semakin lama juga semakin unik.

Lihat juga: Karangan Bunga, Wajah Harapan Bukan Tangis Kegalauan

"Pak Ahok, meskipun mulutmu gak manis tapi kamu mantan termanis yang sulit kutepis".

"Kalian tau? Jakarta tanpa Badja bagaikan masakan tanpa garam!".

Itu hanya beberapa bunyi pesan pada karangan bunga yang baru datang itu. Warga juga masih mengantre di Balai Kota untuk bisa berfoto bersama Ahok.

PenulisJessi Carina
EditorEgidius Patnistik
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM