Djarot Sebut PKL di Trotoar Tanah Abang Rugikan Pedagang Dalam Pasar - Kompas.com

Djarot Sebut PKL di Trotoar Tanah Abang Rugikan Pedagang Dalam Pasar

Jessi Carina
Kompas.com - 18/05/2017, 16:04 WIB
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Suasana pedagang kaki lima (PKL) berjualan di sepanjang trotoar di Kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (17/5/2017). Satpol PP mulai melakukan penertiban setiap hari menyusul mulai banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan jalan kawasan Pasar Tanah Abang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar Tanah Abang merugikan pedagang dalam pasar. Sebab, pedagang yang berjualan dengan tertib di dalam pasar tidak bisa mendapat pembeli.

"Jadi yang kita fokuskan adalah pedagang yang ada dalam pasar. Sebab begitu yang di luar itu banyak banget, maka pedagang dalam pasar akan sepi," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (18/5/2017).

Oleh karena itu, Djarot telah menginstruksikan anggota Satpol PP untuk terus menjaga ketertiban di Tanah Abang.

Baca: Satpol PP: Kami Bukan Larang Orang Jualan, Hanya Tertibkan...

Kata Djarot, Pemerintah Provinsi DKI fokus mengupayakan agar pembeli berbelanja di dalam pasar, bukan trotoar.

Selain persoalan PKL, masalah parkir liar di sana juga harus dibereskan. Djarot mengatakan petugas Dinas Perhubungan DKI dan Satpol PP yang bertugas menertibkan parkir liar itu.

"Karena sekali lagi ini kan mendekati bulan puasa dan lebaran. Harus disosialisasikan sekali lagi sehingga mereka tertib," ujar Djarot.

Baca: Dijaga Satpol PP, Jumlah PKL di Pasar Tanah Abang Berkurang

Kompas TV Razia terus digelar Satpol PP untuk menertibkan pedagang bandel yang berdagang di sekitar jalan. 

PenulisJessi Carina
EditorDian Maharani
Komentar

Close Ads X