Polisi Yakin Miko Tak Mampu Menyuruh Orang untuk Serang Novel - Kompas.com

Polisi Yakin Miko Tak Mampu Menyuruh Orang untuk Serang Novel

Akhdi Martin Pratama
Kompas.com - 19/05/2017, 13:44 WIB
Kompas.com/Akhdi Martin Pratama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat diwawancarai di Mapolda Metro Jaya, Selasa (2/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya memutuskan untuk melepas Miko Tirtayasa, pria yang sempat diduga pelaku penyiram air keras ke wajah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Miko dilepas karena tidak terbukti sebagai pelaku penyerang Novel.

Polisi juga meyakini Miko tak mungkin membayar orang untuk menyiram air keras ke wajah Novel.

"Dia (Miko) orang melarat, dia orang miskin, enggak punya apa-apa," ujar Argo saat dikonfirmasi, Jumat (19/5/2017).

Baca: Miko Berada di Bandung Saat Novel Disiram Air Keras

Argo menambahkan, Miko tak punya pekerjaaan tetap. Atas dasar itu, polisi meyakini tak mungkin Miko membayar orang untuk menyerang Novel.

"Dia (Miko) enggak punya pekerjaan, dia (kerjanya) cuma serabutan biasa," kata Argo.

Polisi mengamankan Miko setelah melihat video berisi pengakuan yang dia unggah di media sosial.

Di video tersebut, Miko mengaku dipaksa Novel selaku penyidik KPK, untuk memberi kesaksian palsu dalam pemeriksaan sebuah kasus dugaan korupsi.

Miko mengaku dibayar untuk berbohong saat bersaksi untuk Muhtar Ependy, orang kepercayaan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar.

Baca: Punya Alibi Kuat, Miko Dinyatakan Bukan Pelaku Penyiraman Novel

Saat itu, Muhtar dijerat kasus pemberian kesaksian palsu dalam sidang Akil. Dari pengakuan itu, polisi menganggap Miko berpotensi menjadi pelaku penyiraman karena motif dendam.

Sebelum mengamankan Miko, polisi juga telah memeriksa tiga orang yang diduga pelaku penyerangan terhadap Novel.

Ketiga orang tersebut, yakni Hasan, Muklis dan AL. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata mereka bukan pelaku penyiram air keras ke wajah Novel.

Kompas TV Pelaku [penyerangan Novel Baswedan Belum Terungkap

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAkhdi Martin Pratama
EditorDian Maharani
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM