Anies: Tak Masalah jika Saat Ini Belum Bisa Bertemu Pemprov DKI - Kompas.com

Anies: Tak Masalah jika Saat Ini Belum Bisa Bertemu Pemprov DKI

Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Kompas.com - 19/05/2017, 16:46 WIB
KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan usai melaksanakan shalat Jumat di Masjid Syarif Hidayatullah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan tidak mempermasalahkan jika saat ini belum bisa bertemu dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Waktunya masih panjang, apa lagi fase kita. Enggak ketemu sekarang juga enggak apa-apa. Karena memang justru sekarang fase untuk menerjemahkan (program) menjadi item-item anggaran," ujar Anies saat diwawancarai usai melaksanakan shalat Jumat di Masjid Syarif Hidayatullah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/5/2017).

Dia juga menekankan, jika bertemu Pemprov DKI dalam waktu dekat, tidak ada program yang bisa dimasuki ke Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) DKI 2017.

"Apa yang bisa dimasukin (programnya), orang baru kerja seminggu, baru menyusun, nanti kalau sudah jadi baru (program bisa masuk)," kata dia.

Namun, Anies menekankan ada komunikasi antara tim sinkronisasi dengan Pemprov. Selain itu juga menurut Anies, Pemprov memiliki open data yang bisa menjadi acuan dia menyusun rencana kerja.

"Ada open data, dengan open data itu kita bisa lihat semua APBD sekarang. Jadi karena itu dasar untuk menyusun rencana kerja kita," tuturnya.

Menurut Anies, data dari Pemprov DKI Jakarta ini terbuka, sehingga bisa diakses oleh siapa saja, baik warga Jakarta maupun warga Indonesia. Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan masih menunggu perintah Djarot untuk berkomunikasi dengan tim sinkronisasi Anies-Sandi.

"Kita lagi nunggu 'sign' dari Pak Plt (yang mengatakan) silakan Anda kerja," ujar Saefullah.

Baca: Djarot: Kami Akan Jadwalkan Pertemuan dengan Anies dan Sandiaga

Namun, program Anies-Sandi belum dipastikan bisa masuk ke APBD-Perubahan DKI 2017. Hal itu tergantung kepala daerah yang masih menjabat saat ini.

Kalau bisa masuk, Saefullah mengatakan anggaran yang dibutuhkan untuk mengakomodir program Anies-Sandi dalam APBD-P DKI 2017 tidak akan banyak. Sebab, dalam APBD-P, biasanya tidak dimasukan program-program yang bersifat pembangunan fisik. Program itu membutuhkan tahapan yang panjang seperti proses lelang.

Kompas TV Tim sinkronisasi gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta mulai bekerja Senin (15/5) kemarin.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAnggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
EditorFidel Ali
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM