Banyak Undangan dari Pejabat hingga Ulama di Arab Saudi, Rizieq Kurang Istirahat - Kompas.com

Banyak Undangan dari Pejabat hingga Ulama di Arab Saudi, Rizieq Kurang Istirahat

Nibras Nada Nailufar
Kompas.com - 14/06/2017, 16:17 WIB
Akhdi martin pratama Pimpinan FPI Rizieq Shihab di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu kuasa hukum pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro menyebut Rizieq menerima banyak sekali undangan selama berada di Arab Saudi. Undangan tersebut berasal dari para pejabat hingga ulama di Arab Saudi.

"Banyak undangan dan kunjungan yang datang, kunjungan tokoh baik yang dari Indonesia yang lagi umrah maupun dari negeri lainnya tak henti-henti datang silih berganti," kata Sugito melalui pesan singkat, Rabu (14/6/2017).

Saking padatnya, kata Sugito, Rizieq sampai kurang berisitirahat. Selasa kemarin misalnya, Rizieq bertemu dengan ulama asal India, Zakir Naik di kediaman Syekh Kholid Al Hamudi.

Baca: Rizieq Berbuka Puasa Bersama Zakir Naik di Arab Saudi

Mereka berbuka puasa dalam acara takziyah meninggalnya ibu Syekh Kholid. Setelah acara berbuka puasa itu, Rizieq juga disebut masih memenuhi undangan beberapa pejabat dan ulama di Arab Saudi hingga subuh atau pagi hari.

"Selasa kemarin sampai menjelang subuh memenuhi beberapa undangan dari pejabat dan ulama di Saudi," ujar Sugito.

"Hampir setiap hari Habib Rizieq Shihab tak punya waktu istirahat," lanjut Sugito.

Adapun kuasa hukum Rizieq lainnya, Kapitra Ampera, tak menjawab sampai kapan Rizieq akan kembali ke Arab. Ia hanya menyebut Rizieq diberikan bisa khusus oleh Kerajaan Arab Saudi.

"Visa khusus itu betul keluar masuk Saudi enggak perlu visa baru lagi sampai batas waktunya habis sebagaimana tertera di dalam visa," kata Kapitra dihubungi terpisah.

Kompas TV Pengacara Rizieq menyebut, Rizieq mendapatkan visa khusus kunjungan dari kerajaan Arab Saudi tanpa masa kedaluwarsa.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisNibras Nada Nailufar
EditorDian Maharani
Komentar