Khawatir Terjadi Kecelakaan, Warga Diimbau Tidak Takbir Keliling - Kompas.com

Khawatir Terjadi Kecelakaan, Warga Diimbau Tidak Takbir Keliling

Akhdi Martin Pratama
Kompas.com - 19/06/2017, 18:42 WIB
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan menjenguk keluarga almarhum Briptu Anumerta Ridho Setiawan di Tangerang, Jumat (2/6/2017) pagi. Ridho merupakan salah satu polisi korban tewas bom Kampung Melayu, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.


JAKARTA, KOMPAS.com -
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengimbau masyarakat tidak melakukan takbir keliling untuk menyambut hari raya Idul Fitri. Menurut Iriawan, lebih baik malam takbiran diisi dengan banyak beribadah.

"Tidak usah takbir keliling. Pertama takut terjadi kecelakaan, kedua takut terjadi gesekan, ketiga kemacetan, keempat buang-buang energi BBM," ujar Iriawan di Jakarta, Senin (19/6/2017).

Iriawan menuturkan, pada malam takbiran lebih baik masyarakat mengisi dengan kegiatan lebih positif daripada takbir keliling menggunakan kendaraan.

"Buang-buang energi BBM. Lebih baik buat beli ketupat pakai opor kan," kata Iriawan.

Iriawan telah mengeluarkan surat imbauan soal takbir keliling saat malam hari raya Idul Fitri 2017.

Surat itu dikeluarkan Iriawan pada 16 Juni 2017 dan ditembuskan kepada Kapolri, para Kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Ketua MUI DKI Jakarta, dan kepala kantor Kementerian Agama DKI Jakarta.

Kompas TV Ramadhan tahun ini, Polda Metro Jaya ingin mengubah SOTR menjadi Sahur On The Mosque (SOTM).

PenulisAkhdi Martin Pratama
EditorIndra Akuntono

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM