Pembiayaan MRT Fase II Masih Tunggu Persetujuan DPRD DKI - Kompas.com

Pembiayaan MRT Fase II Masih Tunggu Persetujuan DPRD DKI

Egidius Patnistik
Kompas.com - 17/07/2017, 06:20 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah saat mengunjung proyek mass rapid transit (MRT) di Lebak Bulus, Senin (10/7/2017).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah saat mengunjung proyek mass rapid transit (MRT) di Lebak Bulus, Senin (10/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menunggu persetujuan dari DPRD DKI terkait pembiayaan pembangunan sarana transportasi Mass Rapid Transit ( MRT) Fase II rute Bundaran HI-Kampung Bandan.

"Kami sudah menyerahkan usulan pembiayaan MRT Fase II kepada DPRD DKI Jakarta. Tunggu keputusannya saja," kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, di Jakarta, Minggu (16/7/2017).

Setelah mendapatkan keputusan DPRD DKI Jakarta, menurut dia, usulan pembiayan itu kemudian akan dilanjutkan kepada Kementerian Dalam Negeri.

"Setelah itu, kami serahkan lagi usulan tersebut kepada Kementerian Keuangan. Terakhir, kami sampaikan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional," ujar Saefullah.

Karena itu, dia berharap pembahasan oleh DPRD DKI Jakarta mengenai usulan pembiayaan sarana transportasi berbasis rel tersebut dapat berjalan secara cepat.

"Diharapkan pembahasannya bisa dilakukan dengan cepat. Apalagi rencananya, MRT Fase II itu akan mulai dibangun pada 2018 mendatang. Jadi, supaya bisa segera diproses semuanya," ungkap Saefullah.

MRT Fase II akan memiliki total panjang lintasan 8,3 kilometer dengan delapan stasiun bawah tanah, yaitu Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, Kota dan Kampung Bandan.

Sementara itu, saat ini PT MRT Jakarta masih terus melakukan pembangunan MRT Fase I (Lebak Bulus-Bundaran HI) yang ditargetkan akan beroperasi pada Maret 2019.

Lihat juga: Bertemu Jokowi, Djarot Pastikan MRT dan LRT Dituntaskan

PenulisEgidius Patnistik
EditorEgidius Patnistik
Komentar

Close Ads X