Pengacara: Dari Dulu Rizieq Siap Diperiksa, Cuma... - Kompas.com

Pengacara: Dari Dulu Rizieq Siap Diperiksa, Cuma...

Akhdi Martin Pratama
Kompas.com - 02/08/2017, 15:31 WIB
Kegiatan Rizieq Shihab yang berlebaran di Yaman. (dok. Kapitra Ampera) Kompas.com/Sherly Puspita Kegiatan Rizieq Shihab yang berlebaran di Yaman. (dok. Kapitra Ampera)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengaku kliennya siap diperiksa polisi soal kasus pornografi yang diduga melibatkan Rizieq dan Firza Husein. Rencananya, Rizieq akan tiba di Indonesia dari Arab Saudi pada 16 Agustus 2017 besok.

"Dari dulu (Rizieq) siap (diperiksa), cuma masalahnya kan umatnya yang belum siap," ujar Kapitra di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/8/2017).

Kapitra menjelaskan, pendukung Rizieq belum siap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu diperiksa polisi dalam kasus pornografi lantaran menilai banyak kejanggalan dalam kasus tersebut.

Mereka menilai dalam kasus tersebut ada campur tangan pihak yang berkuasa untuk menjatuhkan nama baik Rizieq.

"Kalau ada sesuatu yang mencederai keadilan tentu umat enggak bisa terima, tapi jika ada jaminan keadilan itu sakral dan tidak dicampuri kepentingan-kepentingan enggak ada salahnya," kata Kapitra.

Rencananya Rizieq pulang ke Indonesia untuk menghadiri acara ulang tahun FPI yang ke 19 yang jatuh pada 17 Agustus 2017. Dia akan terbang dari Arab Saudi sejak 15 Agustus 2017. Selain menghadiri milad FPI, menurut Kapitra, Rizieq juga akan menghadapi proses hukum yang menjeratnya.

"Tentu kalau dia pulang ke Indonesia artinya dia akan menghadapi semua permasalahan dan hal-hal yang berhubungan dengan keadaan yang ada di sini, Kalau dia pulang ke sini terus balik lagi ngapain," ujarnya.

Baca: Jika Rizieq Pulang, Polisi Akan Langsung Memeriksanya

Rizieq Shihab telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buron oleh Polda Metro Jaya terkait kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yang diduga juga melibatkan Firza Husein. Sejak ditetapkan tersangka, Rizieq tidak kunjung pulang ke Indonesia dari Arab Saudi.

Dalam kasus itu, Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang-Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Kompas TV Polda Metro Jaya fokus menyelesaikan berkas perkara untuk tersangka lainnya kasus dugaan percakapan berkonten berpornografi.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAkhdi Martin Pratama
EditorFidel Ali
Komentar