Polisi Sebut Marbot Mushola Tak Ikut Bakar MA - Kompas.com

Polisi Sebut Marbot Mushola Tak Ikut Bakar MA

Akhdi Martin Pratama
Kompas.com - 08/08/2017, 17:51 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/8/2017).Kompas.com/Akhdi Martin Pratama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi memastikan Rojali, pengurus mushala Al-Hidayah tak terlibat aksi pembakaran terhadap MA setelah dituding mencuri amplifier milik mushala tersebut.

"Dia (Rojali) memberikan informasi masa dijerat (pidana)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (8/8/2017).

Argo menjelaskan, Rojali merupakan saksi kunci dalam kasus dugaan pencurian amplifier tersebut. Pasalnya, Rojali adalah orang yang mengetahui hilangnya amplifier milik mushala. 

Baca: Kapolres Bekasi: Mereka secara Spontan Melakukan Pembakaran MA

"Marbot menyampaikan waktu Ashar sama-sama sholat, setelah Ashar kan kosong, (tadinya) ada ampli kok hilang. Dia menyampaikan itu ke warga ada orang shalat Ashar di sini kemudian setelah selesai ampli hilang," kata Argo.

MA dikeroyok dan dibakar hidup-hidup di Pasar Muara Bakti, Desa Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi pada 1 Agustus 2017.

Terkait kasus pengeroyokan itu, polisi telah menetapkan SU (40) dan NA (39) sebagai tersangka dan masih memburu lima pelaku lainnya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAkhdi Martin Pratama
EditorErvan Hardoko
Komentar