Djarot Ingin Jalur Cepat dan Lambat di Jalan Rasuna Said Dihilangkan - Kompas.com

Djarot Ingin Jalur Cepat dan Lambat di Jalan Rasuna Said Dihilangkan

Jessi Carina
Kompas.com - 11/08/2017, 14:36 WIB
Gubernur DKI Jakart Djarot Saiful Hidayat memberikan pernyataan kepada sejumlah wartawan di Balai Kota.Kompas.com/Jessi Carina Gubernur DKI Jakart Djarot Saiful Hidayat memberikan pernyataan kepada sejumlah wartawan di Balai Kota.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengevaluasi proyek pembangunan light rail transit (LRT) di Jalan Rasuna Said. Dia meminta agar tidak ada pemisahan jalur cepat dan jalur lambat di sana agar jalan menjadi lebar.

"Kemudian tidak ada lagi jalur lambat dan jalur cepat. Kita akan tutup di situ sehingga lebar," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (11/8/2017).

Djarot mengatakan tiang-tiang bekas proyek monorel juga akan dipindahkan. Dia meminta PT Adhi Karya untuk segera melakukan pemindahan itu dan membongkar tiang-tiang. Djarot juga meminta agar pengerjaan proyek LRT dilakukan tengah malam.

Baca: Pengemudi Ojek Online: Kawasan Rasuna Said Titik Pusat Kami Cari Uang

"Pengerjaannya itu harus malam hari di atas jam 12 malam supaya enggak menimbulkan kemacetan," ujar Djarot.

Untuk mengurangi kemacetan di kawasan tersebut, Pemprov DKI, Ditlantas Polda Metro Jaya, dan BPTJ berencana untuk menerapkan ganjil genap. Sampai saat ini wacana tersebut masih terus dikaji.

Baca: Penerapan Ganjil Genap di Rasuna Said Dinilai Lebih Tepat daripada Pelarangan Motor

 

PenulisJessi Carina
EditorDian Maharani
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM