Bagai Langit dan Bumi, Harga Air Bersih di Jakarta dan Pulau Untung Jawa - Kompas.com

Bagai Langit dan Bumi, Harga Air Bersih di Jakarta dan Pulau Untung Jawa

Jessi Carina
Kompas.com - 13/08/2017, 08:45 WIB
Ilustrasi air bersihwww.shutterstock.com Ilustrasi air bersih

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Pulau Untung Jawa mendapatkan air bersih dari Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) dengan harga sekitar Rp 2.000 per galon. Harga itu disebut masih lebih mahal dibandingkan harga air bersih di beberapa titik di Jakarta.

"1 galon itu 19 liter harganya Rp 2.000, itu memang enggak kerasa ya, tetapi coba kalau dijadikan 1 meter kubik," ujar Direktur Utama PT PAM Jaya Erlan Hidayat di Pulau Untung Jawa, Sabtu (13/8/2017).

Air sebanyak 1 meter kubik setara dengan 50 galon. Jika dihitung dengan harga per galon sebesar Rp 2.000, maka air bersih di Pulau Untung Jawa memiliki harga Rp 100.000 per meter kubik. Erlan mengatakan harga air ini berbeda jauh dengan yang dijual di Jakarta.

"Di Jakarta, 1 meter kubik masih ada yang harganya Rp 1.050," kata Erlan.

(Baca juga: Cerita Lurah Untung Jawa yang Kesulitan Sikat Gigi Saat Musim Kemarau)

Lurah Untung Jawa Ade Selamet mengatakan, alternatif lain yang biasa digunakan warga adalah membeli air galon bermerek. Lagi-lagi, harganya berbeda dengan air galon bermerek di Jakarta yang bisa dibeli dengan harga Rp 15.000.

"Kalau di sini bisa Rp 20.000 sampai Rp 25.000 per galon," kata Ade.

Ade mengatakan, teknologi BWRO sangat dibutuhkan oleh warga Pulau Untung Jawa. Saat ini, terdapat 1 BWRO dan 1 Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di pulau tersebut. Air yang biasa digunakan warga untuk minum adalah air BWRO. Ade berharap ada BWRO lagi yang dibangun di pulau itu.

"Tahun lalu Pemprov DKI ada proyek pembangunan RO di 8 pulau, cuma karena pemenang tendernya modalnya kecil jadi enggak berjalan itu," ujar Ade.

(Baca juga: Begini Sulitnya Sediakan Air Bersih di Pulau Untung Jawa)

Tahun ini, lelang yang dilakukan kembali gagal. Ade kecewa dengan proses lelang yang dua kali gagal. Padahal, Presiden RI Joko Widodo terlah menetapkan Kepulauan Seribu sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

"Sudah dua kali gagal, bagaimana ini? Mudah-mudahan tahun depan enggak gagal," ujar Ade.

 

 

Kompas TV Djarot Saiful Kunjungi Pulau Untung Jawa

PenulisJessi Carina
EditorCaroline Damanik
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM