Polisi Cari Unsur Pidana dalam Kematian Bayi Debora - Kompas.com

Polisi Cari Unsur Pidana dalam Kematian Bayi Debora

Akhdi Martin Pratama
Kompas.com - 12/09/2017, 13:31 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo YuwonoKompas.com/Akhdi Martin Pratama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi tengah menyelidiki kasus meninggalnya bayi Tiara Debora yang disebut tidak mendapat layanan memadai dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat.

Sejauh ini, polisi sudah membuat laporan terkait kasus yang menyita perhatian masyarakat Ibu Kota itu.

"Dengan adanya informasi banyak di media sosial ya berkaitan dengan kasus itu, kemudian oleh Polda Metro Jaya dan Ditreskrimsus melakukan penyelidikan dan membuat laporan polisi. Anggota sudah membuat laporan polisi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (12/9/2017).

Argo menambahkan, saat ini penyidik tengah meminta klarifikasi dari pihak terkait dalam kasus itu.

Baca: Temui Orangtua Debora, Kadis Kesehatan DKI Dapati Perbedaan Fakta

"Anggota sedang mencari klarifikasi dan sudah menanyai beberapa pihak berkaitan dengan kasus itu. Ada beberapa saksi yang kami periksa dan nanti juga rumah sakit akan kami tanyakan semua," tambah dia.

Menurut Argo, penyidik masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi sebelum memutuskan apakah kasus kematian Debora memenuhi unsur pidana.

"Setelah mendapatkan beberapa saksi dan barang bukti ya pasti akan kami gelar," kata Argo.

Tiara Debora meninggal dunia di RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat, pada Minggu (3/9/2017).

Bayi berusia empat bulan itu disebut tidak mendapat penanganan medis memadai lantaran uang muka yang diberikan orangtuanya tidak mencukupi untuk biaya perawatan di ruang pediatric intensive care unit (PICU).

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAkhdi Martin Pratama
EditorErvan Hardoko
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM