Motif Pembunuhan Pasutri di Benhil karena Sakit Hati dan Harta - Kompas.com

Motif Pembunuhan Pasutri di Benhil karena Sakit Hati dan Harta

Akhdi Martin Pratama
Kompas.com - 13/09/2017, 14:33 WIB
Tim Inafis Polres Purbalingga Melakukan otopsi kedua mayat suami istri di Instalasi Kedokteran Forensik dan Mediko Legal, RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017)KOMPAS.com/Iqbal Fahmi Tim Inafis Polres Purbalingga Melakukan otopsi kedua mayat suami istri di Instalasi Kedokteran Forensik dan Mediko Legal, RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017)


JAKARTA, KOMPAS.com -
Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis menduga motif pembunuhan Husni Zarkasih (58) dan istrinya, Zakiah Husni, karena pelaku ingin menguasai harta korban.

Ketiga pelaku adalah AZ, EK, dan SU, seorang di antaranya merupakan mantan sopir korban.

"Motifasinya dia (pelaku) ingin menguasai harta dari pasangan suami istri ini," ujar Idham, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (13/9/2017).

Idham menambahkan, dalam aksi perampokan tersebut para pelaku menggasak sejumlah barang berharga pengusaha garmen itu.

"Kami dapatkan beberapa puluh jam mewah, uang, handpone," kata Idham.

(baca: Pembunuh Pasutri di Benhil Ditangkap Saat Sedang Foya-foya di Hotel)

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, ada motif lain yang membuat para pelaku membunuh pasutri tersebut.

"Ada motif sakit hati," kata Nico saat dihubungi Kompas.com.

Rumah Husni Zarkasih (58) dan istrinya, Zakiah Husni, di Jalan Pengairan, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dirampok pada Minggu (10/9/2017) malam.

Pada Senin (11/9/2017), kedua korban ditemukan tewas mengambang di Sungai Klawing, Purbalingga. Saat ditemukan, jenazah korban terbungkus bedcover.

(baca: Kasus Pembunuhan Pasutri Terbungkus Bedcover, Polisi Segera Reka Ulang)

PenulisAkhdi Martin Pratama
EditorIndra Akuntono

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM