Sampah dan Air yang Hitam di Kali Cideng - Kompas.com

Sampah dan Air yang Hitam di Kali Cideng

Sherly Puspita
Kompas.com - 13/09/2017, 17:54 WIB
Sampah-sampah plastik memenuhi permukaan Kali Cideng yang terletak di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017).Kompas.com/Sherly Puspita Sampah-sampah plastik memenuhi permukaan Kali Cideng yang terletak di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017).


JAKARTA, KOMPAS.com -
Permukaan Kali Cideng, yang terletak di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, hampir dipenuhi sampah-sampah plastik, Rabu (13/9/2017). Air di kali tersebut berwarna hitam dan alirannya tersendat.

Meski tidak berbau, kotornya Kali Cideng mengganggu kerapian jajaran gedung megah di sekitar kali tersebut.

"Kalau pagi sih saya pernah lihat ada yang bersihkan kali ini. Cuma enggak tahu kenapa kotor lagi," ujar Tama, seorang pria yang mengaku sering melintasi kawasan tersebut, Rabu sore.

Secara terpisah, seorang warga yang berkantor di sekitar Kali Cideng, Hilda, mengaku sering melihat Kali Cideng dipenuhi sampah.

"Apalagi kalau habis hujan itu sampahnya penuh. Tapi ya sering ada yang bersihin sih sebetulnya," ujar Hilda.

(baca: Beredar Video PPSU Bersihkan Sampah Hanya Gunakan Seutas Tali di Kali Krukut)

Seorang petugas membersihkan sampah dibantaran kali Jln. Jati Bunder, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat , Selasa (5/9/2017). Pemprov DKI Jakarta bersama dengan PemerintaPemprov DKI Jakarta bersama dengan Pemerintah Pusat akan menata kawasan kumuh melalui pencanangan program 100-0-100 yang dicanangkan Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat dengan target Jakarta bebas dari kawasan kumuh pada tahun 2019. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Seorang petugas membersihkan sampah dibantaran kali Jln. Jati Bunder, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat , Selasa (5/9/2017). Pemprov DKI Jakarta bersama dengan PemerintaPemprov DKI Jakarta bersama dengan Pemerintah Pusat akan menata kawasan kumuh melalui pencanangan program 100-0-100 yang dicanangkan Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat dengan target Jakarta bebas dari kawasan kumuh pada tahun 2019.

Hal serupa juga sempat terjadi di aliran Kali Krukut, tepatnya di kawasan Jati Bunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Di Kali Krukut, sampah plastik hampir memenuhi seluruh badan sungai. Berbeda dengan yang terjadi di Kali Cideng, di Jati Bunder, sampah plastik menimbulkan bau tak sedap.

Pada pekan lalu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji menyayangkan kondisi sungai yang kotor di Jalan Jati Bunder, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Menurut dia, petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup membersihkan sungai tersebut setiap hari.

"Kondisi seperti Jati Bunder ini memang kami sesalkan. Tiap hari dibersihkan, tapi tiap hari ada yang ngotori," ujar Isnawa, Rabu (6/9/2017).

Kompas TV Tetapi kini, Kali Temi sudah berubah, airnya jernih, lingkungannya sangat resik, asri, dan sedap dipandang mata.

PenulisSherly Puspita
EditorIndra Akuntono
Komentar

Terkini Lainnya

Anggaran Rp 28 Miliar untuk Tim Gubernur Anies Dinilai Tak Bebani APBD

Anggaran Rp 28 Miliar untuk Tim Gubernur Anies Dinilai Tak Bebani APBD

Megapolitan
Begini Perbedaan TGUPP, Deputi, dan Staf Pribadi Gubernur

Begini Perbedaan TGUPP, Deputi, dan Staf Pribadi Gubernur

Megapolitan
Pengemudi Ojek 'Online' Gelar Aksi di Kemenhub dan Istana Hari Ini

Pengemudi Ojek "Online" Gelar Aksi di Kemenhub dan Istana Hari Ini

Megapolitan
'Tunjukkan, Mana Pasal yang Sebut Motor Tidak Boleh Jadi Angkutan Umum?'

"Tunjukkan, Mana Pasal yang Sebut Motor Tidak Boleh Jadi Angkutan Umum?"

Megapolitan
Golkar Tunjuk Plt Pimpinan DPP, Luhut Sebut Keputusan Cerdas

Golkar Tunjuk Plt Pimpinan DPP, Luhut Sebut Keputusan Cerdas

Regional
Hujan Ringan Akan Guyur Sebagian Wilayah Jabodetabek

Hujan Ringan Akan Guyur Sebagian Wilayah Jabodetabek

Megapolitan
Melirik Kemesraan Trump-Xi Jinping dan Implikasinya bagi Indonesia

Melirik Kemesraan Trump-Xi Jinping dan Implikasinya bagi Indonesia

Internasional
5 Titik Rel Kereta Tertutup Longsor, Pembersihan Butuh Waktu 6 Jam

5 Titik Rel Kereta Tertutup Longsor, Pembersihan Butuh Waktu 6 Jam

Regional
Kata Warga soal Rencana Anies Hidupkan Kegiatan Keagamaan di Monas

Kata Warga soal Rencana Anies Hidupkan Kegiatan Keagamaan di Monas

Megapolitan
Polisi Bekuk Pengunggah Video Sepasang Kekasih yang Diarak di Cikupa

Polisi Bekuk Pengunggah Video Sepasang Kekasih yang Diarak di Cikupa

Megapolitan
Curhat Pengemudi Ojek 'Online' yang Dianggap seperti 'Anak Haram'

Curhat Pengemudi Ojek "Online" yang Dianggap seperti "Anak Haram"

Megapolitan
Longsor di Garut, Perjalanan 7 Kereta Api Dialihkan ke Utara

Longsor di Garut, Perjalanan 7 Kereta Api Dialihkan ke Utara

Regional
Todong Sipir dengan Senjata Api, 2 Napi Lapas Pekanbaru Melarikan Diri

Todong Sipir dengan Senjata Api, 2 Napi Lapas Pekanbaru Melarikan Diri

Regional
Panglima TNI: Operasi Pembebasan Warga Papua Sesuai Hukum dan HAM

Panglima TNI: Operasi Pembebasan Warga Papua Sesuai Hukum dan HAM

Nasional
Panglima TNI Sebut Tuntutan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di Papua Tak Masuk Akal

Panglima TNI Sebut Tuntutan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di Papua Tak Masuk Akal

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM